Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Puskesmas Batu Ampar di SDN 020 Batu Ampar pada Sabtu (22/11/2025) berlangsung lancar dan mendapatkan sambutan antusias dari para siswa. Hampir seluruh murid turut serta dalam pemeriksaan kesehatan yang menjadi agenda rutin puskesmas dalam upaya pemantauan kesehatan anak usia sekolah.
Kegiatan ini meliputi pemeriksaan dasar kesehatan seperti pengecekan gigi, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata, hingga evaluasi kebugaran jasmani melalui Sistem Informasi Pengukuran Kebugaran (SIPGAR). Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi dini potensi masalah kesehatan serta memastikan kondisi kebugaran fisik anak tetap optimal sebagai penunjang prestasi akademik maupun aktivitas belajar.
Kepala Puskesmas Batu Ampar, Nurlin Handaruni, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari CKG hingga pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) putaran kedua, berjalan tanpa kendala berkat dukungan pihak sekolah. Ia menilai sinergi dengan lembaga pendidikan di wilayah Batu Ampar sudah terbangun kuat dan konsisten.
“Kegiatannya alhamdulillah berjalan lancar. BIAS putaran kedua, CKG, sampai SIPGAR semuanya berjalan baik. Koordinasi dengan sekolah juga sangat baik sehingga kegiatannya lancar,” ujarnya.
“Pihak sekolah di wilayah Batu Ampar sejauh ini sangat bagus dalam kegiatan puskesmas. Lintas sektoral kami solid.”
Selain antusiasme siswa yang tinggi, dukungan sekolah dinilai menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan, termasuk pendataan dan pendampingan siswa selama pemeriksaan. Nurlin menambahkan bahwa untuk siswa yang berhalangan hadir karena sakit, biasanya pihak puskesmas tetap melakukan pemeriksaan susulan, baik dengan mendatangi sekolah lain di hari berbeda atau siswa datang langsung ke puskesmas.

Seluruh hasil pemeriksaan kesehatan akan dikirimkan kepada orang tua sebagai bentuk transparansi sekaligus upaya meningkatkan kesadaran keluarga mengenai kondisi kesehatan anak.
Melalui program berkelanjutan seperti CKG dan SIPGAR, Puskesmas Batu Ampar berharap kualitas kesehatan siswa dapat terpantau secara menyeluruh, sehingga pencegahan dan intervensi kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa upaya promotif dan preventif tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi hadir langsung di lingkungan sekolah tempat anak-anak belajar dan berkembang. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)












