Cahyaningtias Perwitasari Haryanto, Penyuluh Kesehatan Muda yang Jadi Garda Depan Edukasi Masyarakat Margo Mulyo

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Di balik upaya Puskesmas Margo Mulyo untuk dikenal dan dekat dengan masyarakat, terdapat peran penting seorang penyuluh kesehatan. Cahyaningtias Perwitasari Haryanto, S.K.M, menjadi salah satu garda terdepan dalam memperkenalkan program, layanan, dan citra positif puskesmas kepada warga.

Sebagai penyuluh kesehatan masyarakat, perempuan yang akrab disapa Tias ini mengakui bahwa promosi kesehatan (promkes) merupakan kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan. “Promkes itu ibarat pintu depan yang membuat masyarakat mengenal puskesmas. Dari sanalah citra positif terbentuk,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).

Perjalanan Karier Tias di Dunia Kesehatan

Tias bergabung di Puskesmas Margo Mulyo pada tahun 2022, setelah sebelumnya dinyatakan lulus seleksi CPNS pada 2021 melalui formasi penyuluh kesehatan masyarakat. Ia mengaku masa awal bertugas menjadi tantangan terbesar.

“Waktu pertama terjun, saya baru benar-benar merasakan bagaimana menghadapi masyarakat secara langsung. Berbeda dengan teori di bangku kuliah,” ungkapnya. Lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun 2020 ini menuturkan bahwa masa transisi dari dunia akademik ke dunia kerja menjadi proses yang membuka banyak pengalaman baru.

“Sebagai fresh graduate, langsung ditempatkan di lapangan itu memberi banyak pelajaran tentang realita pelayanan kesehatan masyarakat,” tambahnya. Meski kuliah di Solo, Tias merupakan putri asli Balikpapan. Ia menempuh pendidikan dasar hingga SMA di kota kelahirannya. SD ia lalui di SDTI Aulia, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 3 Balikpapan dan SMA Negeri 1 Balikpapan.

Awal Ketertarikan pada Dunia Kesehatan

Sejak sekolah, Tias sudah tertarik pada dunia kesehatan. Bahkan, ia pernah mengikuti Olimpiade Biologi saat duduk di bangku SMA. Cita-cita awalnya pun ingin menjadi dokter. “Dari SMP sampai SMA saya sangat suka biologi. Saya juga sempat mengikuti olimpiade. Waktu itu target saya kuliah kedokteran,” tuturnya.

Namun, perjalanan menentukan arah lain. Berbagai jalur seleksi ia coba. Yakni, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN hingga Mandiri. Namun, ia justru diterima di jurusan Kesehatan Masyarakat. “Ternyata Allah mengarahkan saya ke kesehatan masyarakat. Dan sekarang saya bersyukur karena jalan ini membawa saya ke profesi yang saya jalani sekarang,” kata Tias.

Dedikasi Cahyaningtias Perwitasari Haryanto untuk Edukasi dan Perubahan Perilaku Masyarakat

Telah tiga tahun mengabdi di Puskesmas Margo Mulyo, Tias merasa semakin mantap menjalani perannya. Baginya, setiap interaksi dengan masyarakat bukan hanya tugas, tetapi juga kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan yang bermanfaat.

“Tantangan pasti ada, tapi semua itu bagian dari proses. Justru di lapangan saya belajar banyak tentang kebutuhan masyarakat dan bagaimana menyampaikan edukasi kesehatan dengan cara yang lebih tepat,” jelasnya.

Dengan semangat dan dedikasi, Tias terus berupaya agar promosi kesehatan tidak hanya menjadi kegiatan formal, tetapi juga gerakan yang benar-benar menghadirkan perubahan perilaku sehat di lingkungan masyarakat. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *