Sosok IT Andalan Puskesmas Margo Mulyo, Rizki Kurniawan Santoso Berperan dalam Penghargaan Keterbukaan Informasi

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Keberhasilan Puskesmas Margo Mulyo meraih penghargaan keterbukaan informasi tingkat Kalimantan Timur tak lepas dari kerja banyak pihak, termasuk peran penting Rizki Kurniawan Santoso, A.Md.Kom, sebagai pengelola teknologi informasi. Meski kontribusinya berada di balik layar, dampaknya sangat nyata.

Rizki menjelaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi. Website Puskesmas sendiri mendapat dukungan teknis dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). “Kami tidak bisa mengutak-atik sistem besar. Tugas kami lebih ke modifikasi menu dan mengunggah informasi yang dibutuhkan,” ujarnya, Jumat (28/11/2025)

Saat seluruh kriteria dari dewan juri terpenuhi, Puskesmas Margo Mulyo berhasil meraih poin tinggi dan masuk jajaran peringkat pertama. “Bangga sekali, apalagi bersaingnya dengan rumah sakit besar di Kaltim. Kategori kami sama-sama BLUD,” katanya.

Perjalanan Karier Rizki Kurniawan Santoso Sebelum Bergabung dengan Puskesmas

Rizki yang merupakan lulusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Samarinda tahun 2019 ini tidak langsung terjun ke dunia kesehatan. Setelah lulus, ia bekerja di Astra Motor Honda Samarinda, menangani area Kaltim–Kaltara. Setelah itu, ia melanjutkan karier sebagai staf IT di sebuah rumah sakit swasta di Samarinda selama sekitar dua tahun.

Pengalaman tersebut justru membuatnya tertarik dengan dunia kesehatan. “IT di rumah sakit itu seru, tantangannya beda. Dari situ saya jadi tahu bahwa layanan kesehatan butuh dukungan teknologi yang kuat,” ungkapnya. Pada pertengahan 2022, ia menerima informasi lowongan IT di Puskesmas Margo Mulyo dari rekannya sesama tenaga IT di rumah sakit sebelumnya. Tanpa ragu, ia melamar dan bergabung hingga kini.

Tantangan IT di Puskesmas dan Peran Rizki yang Multitugas

Meski berstatus tenaga IT, pekerjaannya di puskesmas tidak selalu sejalan dengan kompetensi inti bidang informatika. “Banyak tugas yang tidak relevan, karena struktur IT di puskesmas masih sederhana. Lebih banyak IT support seperti perbaikan komputer, printer, masalah jaringan, dan troubleshooting aplikasi,” jelasnya.

Sistem pelaporan Puskesmas yang kini sepenuhnya berbasis aplikasi membuat Rizki memiliki peran penting dalam memastikan seluruh perangkat dan aplikasi berjalan baik. Ketika terjadi error, gangguan jaringan, ataupun aplikasi lambat, dialah yang pertama turun tangan.

Tak jarang pula ia membantu bagian loket saat tenaga administrasi sedang tidak lengkap. “Kadang bantu buat surat atau bantu input di loket. Ya, fleksibel saja,” tambahnya. Meskipun tugasnya luas dan sering kali di luar jobdesk IT murni, Rizki tidak mengeluh. Baginya, bekerja di dunia kesehatan memberi pengalaman yang berbeda dan membuka peluang belajar baru.

Ia pun bangga bisa ikut berkontribusi dalam pencapaian besar Puskesmas Margo Mulyo pada ajang keterbukaan informasi. “Setidaknya ada bagian kecil yang bisa saya bantu dalam proses itu,” katanya.

Dengan latar belakang teknis yang kuat dan pengalaman lintas sektor, Rizki berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan teknologi informasi di puskesmas. Baginya, teknologi adalah bagian penting dari pelayanan publik yang modern, cepat, dan transparan. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *