Dari PHK ke Peluang Manis, Kebab Durian “Kebab Asik” Kini Jadi Buruan Warga Balikpapan

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Siapa sangka, kebab dengan isian durian kini jadi primadona baru di Balikpapan. Di balik keunikannya, ada cerita perjuangan yang tak kalah “manis” dari rasanya.

Berlokasi di Jalan Ruhui Rahayu, tepatnya di halaman Hotel Golden Son, Kebab Asik menjadi salah satu pelopor kebab durian yang kini mulai digandrungi masyarakat. Perpaduan rasa khas dan harga yang ramah di kantong membuat usaha ini ramai diserbu pelanggan.

Tak hanya kebab durian, Kebab Asik juga menghadirkan berbagai varian lain, mulai dari original, beng-beng, hingga kebab jumbo yang tak kalah menggoda selera.

Di balik kesuksesan ini, ada sosok Ahmad Kamal (35), pemilik usaha yang memulai segalanya dari nol. Ia bercerita, usaha ini berawal dari jualan kebab frozen bersama sang istri Putri Ramadhan (33).

“Awalnya kami jualan kebab frozen, istri juga sempat produksi sendiri dan punya pelanggan tetap,” ungkap Kamal.

Usaha tersebut sempat berjalan lancar. Namun, perjalanan tidak selalu mulus. Pada 2019, Kamal dan istri mencoba membuka outlet pertama di kawasan Sumber Rejo. Tak lama berselang, pandemi Covid-19 datang dan memaksa mereka mengubah strategi.

“Kami sempat bertahan dengan jualan online saja waktu pandemi,” jelasnya.

Titik balik terjadi pada 2026. Setelah tidak lagi bekerja di kantor, Kamal memutuskan untuk fokus penuh mengembangkan usahanya. Ia kembali membuka outlet resmi di Ruhui Rahayu dan hasilnya mulai terlihat.

Kini, Kebab Asik justru menjadi pembeda di tengah persaingan kuliner kebab di Balikpapan. Inovasi kebab durian menjadi daya tarik utama yang membuat pelanggan penasaran dan akhirnya ketagihan.

Tak berhenti di satu titik, Kamal pun punya mimpi lebih besar.

“Harapannya ke depan bisa buka cabang di beberapa tempat,” ujarnya.

Kisah Kebab Asik menjadi bukti bahwa dari keterbatasan bisa lahir peluang besar. Dari kebab frozen rumahan hingga jadi kuliner favorit, perjalanan ini menunjukkan bahwa keberanian mencoba dan bertahan adalah kunci utama dalam membangun usaha. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *