Tingkat Kebugaran Siswa Aktif Ekskul Didominasi Kategori Cukup hingga Baik

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Pagi itu, wajah-wajah muda siswa kelas 10 SMA Negeri 2 Balikpapan tampak antusias sekaligus sedikit tegang saat mengikuti tes kebugaran jasmani yang digelar oleh Puskesmas Gunung Samarinda. Setelah berlari mengitari lapangan dan menyelesaikan serangkaian tahapan tes, hasilnya pun mulai terlihat, sebagian besar peserta berada pada kategori kebugaran siswa “cukup” hingga “baik”.

Hasil Tes: Mayoritas di Kategori Cukup dan Baik

Dari total 20 siswa yang terlibat, hanya satu peserta yang berhasil meraih kategori “baik sekali”. Prestasi yang ikut di sambut tepuk tangan ringan dari teman-temannya. Sementara itu, tujuh siswa berada pada kategori “baik”, dan enam lainnya masuk dalam kategori “cukup”. Para peserta merupakan siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti basket dan paskibraka.

Menurut petugas Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Gunung Samarinda, Elsa Malinda, S.K.M. Kelompok ini di pilih karena umumnya memiliki aktivitas fisik lebih tinggi dari siswa lain. “Mereka terbiasa latihan rutin, sehingga kami ingin melihat seberapa jauh tingkat kebugaran mereka,” ujarnya, Rabu (26/11/2025)

Catatan Puskesmas: Tidak Semua Siswa Aktif Ekskul Ideal Secara Kebugaran

Namun, hasil tes juga menunjukkan bahwa tidak semua siswa aktif ekskul berada pada kondisi kebugaran ideal. Terdapat tiga siswa yang memperoleh kategori “kurang”, dan tiga peserta lainnya berada pada kategori “kurang sekali”.

Temuan ini menjadi catatan penting, karena meski mereka aktif beraktivitas. Kebugaran fisik tetap dipengaruhi banyak faktor seperti pola makan, waktu istirahat, hingga konsistensi latihan.

Bagi pihak sekolah dan puskesmas, hasil ini bukan sekadar angka. Tetapi sebuah pengingat untuk terus mendorong gaya hidup sehat di kalangan remaja. Aktivitas fisik rutin, tidur yang cukup, dan pola hidup aktif di harapkan dapat membantu siswa mencapai kebugaran optimal. Bukan hanya demi nilai tes, tetapi juga untuk mendukung tumbuh kembang mereka di masa remaja.

Dengan hasil tes ini, Puskesmas Gunung Samarinda berencana melanjutkan pendampingan kepada sekolah guna meningkatkan kesadaran dan kebiasaan hidup sehat di kalangan siswa. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *