Koordinasi Sekolah dan Puskesmas Margo Mulyo Solid, Program BIAS dan HPV Berjalan Lancar

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Upaya melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi kembali berjalan mulus di wilayah kerja Puskesmas Margo Mulyo sepanjang 2025. Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun ini berlangsung dengan koordinasi yang solid antara pihak puskesmas dan sekolah-sekolah dasar, sehingga pemberian vaksin campak dan HPV dapat terselenggara dengan baik.

Penanggung Jawab Program Imunisasi, Desi Sarungu, A.Md.Keb, menceritakan bahwa sebelum kegiatan BIAS dimulai, pihaknya terlebih dahulu melakukan sosialisasi ke sekolah. Sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman kepada guru, orang tua, dan siswa mengenai manfaat imunisasi. “Untuk kelas 1 kita berikan vaksin campak, sedangkan vaksin HPV di berikan kepada siswa kelas 5. Ini sudah jadi pola tahunan,” jelasnya, Rabu (26/11/2025).

Capaian Vaksinasi Puskesmas Margo Mulyo dan Keberlanjutan Program

Menurut Desi, tahun ini jumlah siswa yang termasuk dalam sistem kejar HPV tidak banyak, sebab sebagian besar sudah mendapat vaksin di tahun sebelumnya. “Anak-anak kita di wilayah ini cukup terlindungi. Karena tahun 2024 sudah banyak yang dapat, jadi kejar tahun 2025 tinggal sedikit,” ujarnya.

Selain imunisasi SD, tahun ini Puskesmas Margo Mulyo juga menjalankan program tambahan berupa vaksin kanker serviks untuk siswi kelas 9 SMP. Program ini menjadi bagian penting untuk memberikan perlindungan jangka panjang terhadap risiko kanker serviks yang bisa muncul saat mereka dewasa nanti.

Seluruh rangkaian kegiatan imunisasi sekolah juga di sertai sweeping, yaitu pemeriksaan ulang bagi siswa yang berhalangan di hari pelaksanaan utama. Sweeping ini memastikan tidak ada siswa yang tertinggal dari manfaat vaksin.

Tantangan dan Komitmen Pelayanan Kesehatan

Namun, perjalanan program imunisasi tak selalu mulus. Desi mengakui bahwa ada kendala ketersediaan vaksin tertentu seperti PCV dan rotavirus yang sempat kosong selama beberapa bulan akibat keterbatasan stok dari pusat. Meski demikian, pelayanan tetap di upayakan optimal sesuai vaksin yang tersedia.

Bagi Puskesmas Margo Mulyo, keberhasilan BIAS bukan hanya soal capaian angka. Tetapi tentang menghadirkan rasa aman dan terlindungi bagi setiap anak di wilayah mereka. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak, baik di sekolah maupun di rumah, mendapat perlindungan yang layak,” tutur Desi.

Dengan terus menjaga komunikasi dan kolaborasi dengan sekolah serta orang tua. Puskesmas Margo Mulyo menunjukkan bahwa imunisasi dapat berjalan lancar ketika semua pihak bergerak bersama. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *