Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Upaya Puskesmas Gunung Samarinda dalam menjaga kesehatan remaja sekolah terus berlanjut. Hingga November 2025, pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk tingkat SMA/SMK di wilayah kerjanya baru mencapai 72,8 persen. Meski begitu, tim Puskesmas optimistis mampu mencapai target 100 persen sebelum tahun berganti.
Semangat itu terlihat dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan yang berlangsung di SMK Nusantara Balikpapan pada Rabu (26/11/2025). Sejak pagi, para siswa kelas 12 tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan yang difokuskan pada pengecekan gula darah bagi siswa laki-laki, serta pemeriksaan hemoglobin (Hb) dan gula darah bagi siswi perempuan. Total ada 124 siswa yang mengikuti kegiatan ini.
Fokus Cek Kesehatan Gratis: Hb, Gula Darah, dan Deteksi Dini Kesehatan Remaja
Terapis gigi dan mulut, Lily Herawati, S.Tr.Kes, yang turut memantau jalannya pemeriksaan, menjelaskan bahwa masih ada sejumlah siswi yang ditemukan memiliki kadar Hb rendah. Kondisi ini, katanya, biasanya dipicu oleh kurangnya asupan zat besi dalam makanan sehari-hari serta kebiasaan tidak rutin mengonsumsi tablet tambah darah, meski suplemen tersebut sudah dibagikan gratis melalui program sekolah.
“Banyak remaja putri yang masih mengabaikan pentingnya tablet tambah darah. Padahal anemia bisa berdampak pada konsentrasi belajar dan aktivitas mereka sehari-hari,” ujarnya dengan nada prihatin. Ia menambahkan, program minum tablet tambah darah bersama yang di laksanakan setiap Jumat sebenarnya menjadi langkah bagus, namun belum sepenuhnya di ikuti oleh semua siswa.
Selain anemia, gaya hidup remaja juga menjadi perhatian. Melalui CKG, Puskesmas turut melakukan skrining mandiri terkait kebiasaan merokok, pola makan, hingga aktivitas olahraga. Menurut Lily, hal-hal kecil seperti ini sangat menentukan kesehatan jangka panjang.
Puskesmas Genjot Pemeriksaan untuk Capai Target 100 Persen
Puskesmas Gunung Samarinda pun terus berupaya mengejar ketertinggalan capaian. Kegiatan pemeriksaan di sekolah-sekolah akan terus di gencarkan agar seluruh siswa SMA/SMK dapat terlayani sebelum akhir tahun.
“Harapan kami sederhana, kesehatan remaja bisa terpantau lebih baik, angka anemia turun, dan mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang lebih kuat dan sehat,” tutup Lily. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)






