Puskesmas Anjurkan Siswa dengan Kebugaran Rendah Tingkatkan Aktivitas Fisik Tiga Kali Seminggu

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Usai pelaksanaan tes kebugaran jasmani di SMA Negeri 2 Balikpapan, Rabu (26/11/2025) pagi, Puskesmas Gunung Samarinda memberikan perhatian khusus kepada sejumlah siswa yang hasilnya berada pada kategori “cukup” dan “kurang”. Meski mereka aktif mengikuti ekstrakurikuler olahraga, beberapa di antaranya ternyata belum mencapai tingkat kebugaran optimal.

Elsa Malinda, S.K.M dari Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Gunung Samarinda, menyampaikan bahwa hasil ini seharusnya tidak membuat siswa berkecil hati, melainkan menjadi motivasi untuk lebih rutin bergerak. Ia menjelaskan bahwa aktivitas fisik teratur setidaknya tiga kali seminggu sangat di anjurkan untuk meningkatkan kebugaran.

“Latihan sederhana seperti lari ringan, senam, atau aktivitas fisik lain yang membuat tubuh bergerak aktif sudah sangat membantu. Yang penting konsisten,” ujarnya dengan nada menenangkan.

Tantangan Remaja: Kurang Bergerak di Era Digital

Dia juga menyoroti tantangan besar yang di hadapi remaja saat ini, kebiasaan duduk terlalu lama. Banyak waktu di habiskan di kelas, ditambah lagi aktivitas pasif seperti bermain gawai di rumah, membuat tubuh kurang bergerak dan berpotensi menurunkan kebugaran. “Tes kebugaran ini menjadi pengingat bahwa tubuh perlu di pakai. Jika tidak, kemampuan fisik akan menurun meski kita merasa sehat-sehat saja,” tambah Elsa.

Harapan Puskesmas terhadap Kesehatan Jangka Panjang Siswa

Puskesmas berharap kegiatan seperti ini dapat membuka wawasan para siswa bahwa menjaga kebugaran bukan hanya untuk meraih nilai baik dalam tes. Tetapi sebagai bagian dari investasi kesehatan jangka panjang.

Dengan meningkatkan aktivitas fisik dan mengurangi gaya hidup sedentari. Siswa di harapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat, kuat, dan produktif. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *