Puskesmas Gunung Samarinda Gelar Tes Kebugaran untuk Siswa SMA 2 Balikpapan

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Suasana Rabu, (26/11/2025) pagi di SMA Negeri 2 Balikpapan terasa lebih hidup dari biasanya. Belasan siswa kelas 10 tampak bersemangat memenuhi lapangan sekolah, mengikuti tes kebugaran jasmani yang digelar Puskesmas Gunung Samarinda bersama pemegang program UKS dan guru PJOK.

Sebanyak 20 siswa berusia 15 dan 16 tahun terlibat dalam kegiatan ini. Mereka merupakan siswa-siswi yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga seperti basket dan paskibraka, kelompok yang dinilai memiliki aktivitas fisik lebih tinggi di banding rekan lainnya.

Penjelasan dari Puskesmas Gunung Samarinda

Elsa Malinda, S.K.M dari Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Gunung Samarinda menjelaskan bahwa pemilihan peserta bukan tanpa alasan. “Kami ingin melihat bagaimana tingkat kebugaran remaja yang selama ini terlibat dalam kegiatan olahraga intens. Ini bisa menjadi gambaran awal sebelum tes di perluas ke kelompok lain,” ujarnya.

Terbatasnya ukuran lapangan membuat panitia harus sedikit memodifikasi rute lari. Siswa ditantang untuk menuntaskan 16 putaran dengan jarak 100 meter per putaran, sehingga total tetap mencapai 1.600 meter. Meski rutenya lebih pendek, tantangan fisiknya tetap sama.

Hasil Tes Kebugaran Para Siswa

Hasil tes menunjukkan ragam kondisi kebugaran para siswa. Satu siswa berhasil meraih kategori “baik sekali”, di susul tujuh siswa dengan kategori “baik”, enam “cukup”, serta tiga “kurang” dan tiga lainnya “kurang sekali”. “Secara umum kondisi kebugaran para siswa berada pada kategori cukup ke atas. Ini cukup menggembirakan,” kata Elsa.

Namun ia mengingatkan bahwa tantangan kesehatan remaja saat ini bukan hanya soal berat badan atau olahraga teratur, tetapi juga gaya hidup yang kebiasaan duduk terlalu lama di kelas, di rumah, maupun ketika bermain gawai. Kegiatan tes kebugaran ini di harapkan menjadi pengingat bagi siswa untuk lebih aktif bergerak dan menjaga kesehatan sejak dini.

Selain itu, Puskesmas Gunung Samarinda berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin untuk memantau kesehatan dan kebugaran remaja di wilayahnya. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *