Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Gunung Samarinda memperkenalkan inovasi terbaru bernama GESIT (Gerakan Hidup Sehat dengan Imunisasi Lengkap dan Tepat) pada Puncak Perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar di Grand City Balikpapan, Minggu (23/11/2025).
Penanggung Jawab Program GESIT, Lenny Sumarni, Amd.Keb, menjelaskan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap masih rendahnya cakupan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Gunung Samarinda.
Berdasarkan data tiga tahun terakhir, yaitu 2022, 2023, dan 2024, capaian imunisasi belum mencapai target Kota Balikpapan sebesar 95 persen.
“Inovasi GESIT ini kami buat karena cakupan imunisasi di wilayah kami masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah misinformasi serta kekhawatiran orang tua terhadap efek samping imunisasi, sehingga terjadi penurunan partisipasi,” jelas Lenny.
Ia menyebutkan bahwa cakupan imunisasi, khususnya pada program BIAS dan baduta, baru berada di angka sekitar 70 persen, jauh dari target yang ditetapkan.
Melihat kondisi tersebut, Puskesmas mulai menjalankan inovasi GESIT sejak awal tahun 2025 dan akan melakukan evaluasi capaian pada akhir tahun.
Program GESIT menyasar bayi, balita serta anak usia prasekolah. Pelaksanaan imunisasi dilakukan melalui berbagai layanan, baik di puskesmas, posyandu, maupun sekolah dasar untuk kelompok prasekolah.
“Untuk jumlah sasaran, terutama anak usia sekolah dasar, jumlahnya mencapai ratusan. Begitu juga untuk bayi dan balita yang mendapatkan layanan imunisasi melalui puskesmas dan posyandu,” tambah Lenny.
Dengan hadirnya Program GESIT, Puskesmas Gunung Samarinda berharap cakupan imunisasi dapat meningkat signifikan dan masyarakat semakin memahami pentingnya imunisasi lengkap serta tepat waktu demi mewujudkan generasi yang lebih sehat. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)






