Motto SMART dan Tata Nilai ASRI Jadi Fondasi Pelayanan Puskesmas Batu Ampar

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, Puskesmas Batu Ampar terus memperkuat budaya kerja internal melalui penerapan motto dan tata nilai yang menjadi arah serta pedoman seluruh tenaga kesehatan. Kepala Puskesmas Batu Ampar, drg. Nurlin Handaruni, menegaskan bahwa kedua prinsip tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang harus tercermin dalam pelayanan sehari-hari.

Puskesmas Batu Ampar mengusung Motto SMART, yang merupakan singkatan dari Semangat Melayani dengan Amanah, Ramah, dan Terampil. Motto ini dirancang sebagai pijakan utama seluruh tenaga kesehatan dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, mulai dari pelayanan di loket hingga tindakan medis yang dilakukan di berbagai unit pelayanan.

“Untuk teman-temanku di Puskesmas Batu Ampar yang tersayang, ayo mari kita bekerja melayani masyarakat dengan semangat, dengan hati, dengan SMART seperti motto kami. Jadi motto itu jangan jadi simbol saja, tapi benar-benar kita terapkan bersama,” pesan drg. Nurlin dalam perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Grand City pada Minggu (23/11/2025).

Selain motto SMART, Puskesmas Batu Ampar juga menerapkan tata nilai organisasi yang diberi nama ASRI—Akuntabel, Santun, Responsif, dan Integritas. Nilai ini menjadi standar etika dan profesionalisme dalam bekerja, sekaligus memperkuat hubungan baik antara petugas kesehatan dan masyarakat.

Menurut drg. Nurlin, kombinasi antara motto SMART dan nilai ASRI menjadi kunci terciptanya pelayanan yang humanis, cepat, dan berkualitas. Ia menambahkan bahwa keberhasilan penerapan kedua pedoman tersebut tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada kekompakan dan koordinasi antartim.

“Kerjasama dan koordinasinya harus lebih meningkat lagi dan solid lagi, sehingga semuanya tercapai,” ujarnya.

Dengan semakin kuatnya implementasi SMART dan ASRI, Puskesmas Batu Ampar berharap dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayahnya. Prinsip ini juga diharapkan menjadi motor penggerak bagi seluruh tenaga kesehatan untuk bekerja sepenuh hati dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik dan profesional. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *