Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Gunung Samarinda terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak melalui edukasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan setiap ibu hamil siap menghadapi proses persalinan dengan aman, nyaman, dan terencana.
Ahli Madya Kebidanan Puskesmas Gunung Samarinda, Ruju Astuti, A.Md.Keb, menjelaskan bahwa P4K mencakup sejumlah persiapan penting yang harus dipenuhi sejak masa kehamilan. Persiapan tersebut meliputi jaminan kesehatan, penentuan fasilitas persalinan, hingga kesiapan donor darah.
“P4K adalah persiapan ibu pada saat bersalin. Rata-rata ibu hamil di sini harus memiliki jaminan kesehatan. Kalau belum punya, kita bantu daftarkan melalui program Gratispol agar bisa dapat jaminan,” ujar Ruju pada Sabtu (22/11/2025).
Menurutnya, keberadaan jaminan kesehatan akan membuat ibu lebih tenang saat persalinan.
Selain itu, P4K juga menekankan pentingnya menyiapkan calon donor darah. Kendati ibu tidak mengalami anemia, ketersediaan donor tetap harus disiapkan sesuai golongan darah untuk mengantisipasi kondisi darurat. “Kita tidak bisa mengharapkan selalu tersedia di PMI, jadi harus disiapkan,” tambahnya.
Dalam program ini, ibu hamil juga diharapkan telah menentukan di mana akan melahirkan, siapa dokter atau tenaga kesehatan yang menangani, serta memperkirakan tanggal persalinan. Semua informasi tersebut dapat ditemukan di Buku KIA sebagai panduan utama bagi ibu hamil.
Salah satu bentuk implementasi P4K yang mudah dikenali adalah pemasangan stiker P4K di depan rumah ibu hamil. Stiker tersebut memuat informasi penting seperti nama ibu, usia kehamilan, lokasi persalinan, calon pendonor darah, hingga kontak darurat. “Diharapkan kader atau warga sekitar tahu kalau di rumah itu ada ibu hamil. Jadi kalau terjadi sesuatu, mereka bisa cepat bertindak,” jelas Ruju.
Melalui edukasi P4K, Puskesmas Gunung Samarinda mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan persalinan. Program ini juga memperkuat peran keluarga serta lingkungan sekitar dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi, sekaligus meminimalkan risiko komplikasi.
Dengan perencanaan yang matang, Puskesmas Gunung Samarinda berharap seluruh ibu hamil di wilayahnya dapat menjalani proses persalinan dengan lebih siap, aman, dan sehat. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)






