Tiga Dekade Mengabdi, Ini Kisah Perjalanan Karier Suminem A.Md.Kes

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Sosok Suminem, A.Md.Kes, Perawat Gigi Puskesmas Margo Mulyo, adalah salah satu tenaga kesehatan yang telah mengabdikan lebih dari 30 tahun hidupnya untuk pelayanan masyarakat. Perjalanan panjangnya dimulai sejak awal tahun 1990-an, ketika ia resmi menjadi PNS dan bertugas di Pulau Jawa sebagai perawat gigi.

“Saya mulai dinas tahun 1991, bulan Februari, di Klaten,” kenangnya. Enam tahun mengabdi di Jawa, pada 1997 ia menerima penugasan ke Kalimantan Timur, Kota Balikpapan dan ditempatkan di Puskesmas Baru Tengah. Tiga tahun kemudian, tepat pada tahun 2000, ia resmi bergabung dengan Puskesmas Margo Mulyo hingga kini.

Cita-Cita dan Pendidikan yang Membentuk Karier Suminem A.Md.Kes

Sejak kecil, Suminem memiliki cita-cita bekerja di bidang kesehatan. “Waktu kecil kalau ditanya cita-citanya apa, jawabannya jadi dokter,” ujarnya sambil tersenyum, Selasa (25/11/2025). Setelah lulus SMP, ia kemudian masuk ke SPRG (Sekolah Pengatur Rawat Gigi) di Semarang, sebuah sekolah kejuruan khusus perawatan gigi yang berada di bawah Departemen Kesehatan.

Awalnya, ia berencana melanjutkan ke SPK (Sekolah Perawat Kesehatan), namun mempertimbangkan persaingan yang ketat dan kondisi ekonomi keluarga, ia memilih SPRG yang memberikan banyak kemudahan pembiayaan. “Praktek-praktek ditanggung pemerintah, SPP juga ringan. Jadi ya syukur bisa masuk situ,” jelasnya.

Dorongan keluarga juga turut membentuk jalur kariernya. Sang kakak yang bekerja sebagai bidan menjadi inspirasi sekaligus penopang saat Suminem menentukan pilihan hidup.

Tiga Dekade Pelayanan dan Pendekatan pada Pasien

Tiga dekade lebih berkutat dengan berbagai karakter pasien membuat Suminem semakin matang dalam profesinya. Ia mengaku menikmati setiap proses pelayanan di poli gigi. “Pasien itu macam-macam karakternya, tapi ya kita hadapi dengan senang. Namanya melayani kan, jadi harus bikin mereka nyaman,” tuturnya.

Baginya, memberikan layanan yang baik dan membuat pasien merasa puas adalah tujuan utama dalam bekerja. Ia menekankan bahwa tenaga kesehatan bukan hanya bekerja secara teknis, tetapi juga harus mampu memberikan empati dan rasa aman kepada setiap pasien yang datang.

Harapan untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Baik

Suminem berharap kualitas pelayanan Puskesmas terus meningkat, terutama dalam hal kenyamanan dan keramahan terhadap masyarakat. “Harapan saya, pelayanan tetap baik. Kita sebagai pelayan harus melayani dengan niat dan hati supaya pasien merasa nyaman dan puas,” ungkapnya.

Meski telah melewati berbagai perubahan sistem, lingkungan kerja, dan tantangan, semangat Suminem tetap tidak luntur. Ia tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik, sesuai tekad awalnya ketika memasuki dunia kesehatan.

Dengan dedikasi panjangnya, Suminem menjadi salah satu bukti nyata bahwa pelayanan tulus adalah fondasi utama kesehatan masyarakat. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *