Puskesmas Batu Ampar Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Gadget, Jaga Pola Hidup Sehat Anak Sekolah

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Batu Ampar mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan pola hidup sehat anak, termasuk pengaturan penggunaan gadget di rumah. Meski belum ditemukan keluhan serius terkait kecanduan gawai pada pelajar di wilayah Batu Ampar, edukasi mengenai dampak gadget dan cara penggunaannya secara bijak terus dilakukan dalam setiap kegiatan pelayanan sekolah.

Kepala Puskesmas Batu Ampar, drg. Nurlin Handaruni, menjelaskan bahwa gadget bukanlah hal yang sepenuhnya negatif bagi anak. Namun, tanpa kontrol dan batasan, penggunaan berlebihan dapat memicu penurunan prestasi, kurang fokus belajar, hingga kebiasaan malas bergerak yang berdampak pada kesehatan fisik.

“Pada dasarnya gadget itu boleh-boleh aja, tapi tetap harus dalam pengawasan orang tua. Jangan dibiarkan main terus, tetap harus ada pengawasannya,” ujarnya pada Sabtu (22/11/2025).

Menurutnya, pengawasan dapat dilakukan dengan membuat aturan waktu bermain gadget secara konsisten, misalnya membatasi durasi bermain hanya 30 menit atau menyesuaikan dengan pola kegiatan belajar anak.

“Diatur jam mainnya misalnya boleh setengah jam dan sebagainya. Kalau nanti kecanduan gadget ya otomatis sekolahnya juga terganggu, malas-malasan, pengennya malah mau ambil gadget terus,” jelas Nurlin.

Selain soal gadget, Puskesmas Batu Ampar juga aktif mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah. Upaya tersebut mencakup edukasi rutin tentang pentingnya olahraga, cuci tangan, asupan gizi seimbang, serta kebiasaan sarapan sebelum berangkat sekolah agar siswa tetap bugar dan mampu menerima pelajaran dengan optimal.

Penguatan peran keluarga menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Sebab, pengawasan di rumah menjadi faktor utama dalam membentuk kebiasaan sehat yang berkelanjutan.

“Penyuluhan soal gadget sudah sering kita sampaikan di setiap kegiatan. Harapannya semoga anak-anak kita bisa tumbuh sehat dan cerdas,” tuturnya.

Puskesmas Batu Ampar menegaskan bahwa edukasi dan pendampingan kepada anak perlu dilakukan secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan sinergi guru, tenaga kesehatan, dan orang tua, lingkungan tumbuh kembang anak dapat terbentuk lebih sehat, aman, dan mendukung masa depan akademik mereka. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *