Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – PT Samekarindo Indah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara resmi memulai penyerahan perdana Suzuki XL7 kepada konsumen di Balikpapan, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan yang digelar di La Centro Club Swiss-Belinn Balikpapan itu menjadi bagian dari rangkaian peluncuran XL7 yang sebelumnya diperkenalkan pada 29 Juli 2026.
Dalam seremoni tersebut, kunci kendaraan diserahkan secara simbolis kepada tujuh konsumen terpilih dari Balikpapan. Penyerahan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi Suzuki terhadap kepercayaan konsumen yang memilih XL7 sebagai kendaraan keluarga.
Chief Operation Officer (COO) PT Samekarindo Indah Kaltim-Kaltara, Dekriswan Zihono, mengatakan penyerahan perdana tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi kepercayaan konsumen terhadap produk Suzuki.
“Melalui penyerahan XL7 ini menjadi wujud apresiasi kami atas kepercayaan konsumen memilih produk buatan Suzuki,” ujar Dekriswan, didampingi General Manager Samuel Banurea, Trainer for Trainer Agus Catur dan Branch Manager Ixchall Karamoy.
Menurutnya, Suzuki XL7 hadir sebagai SUV keluarga dengan sejumlah penyegaran, mulai dari desain eksterior, tampilan kabin, sistem hiburan hingga fitur keselamatan.
Pembaruan tersebut, kata dia, diharapkan semakin memperkuat posisi XL7 sebagai kendaraan yang nyaman untuk aktivitas harian maupun perjalanan bersama keluarga.
Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih cenderung datar, PT Samekarindo Indah tetap optimistis terhadap potensi pasar XL7 di Kalimantan Timur.
Dekriswan menyebut pihaknya menargetkan pangsa pasar XL7 di kelasnya berada pada kisaran 20 hingga 30 persen. Sementara untuk penjualan, pihaknya memperkirakan mampu mencapai sekitar 30–40 unit per bulan dalam kondisi pasar saat ini.
“Kalau target optimistis sekitar 50 unit. Tapi dengan kondisi sekarang mungkin sekitar 30–40 unit per bulan,” jelasnya.
Menurutnya, karakter konsumen di Kalimantan Timur juga menjadi salah satu faktor yang membuat pihaknya optimistis. Ia menyebut konsumen di daerah ini cenderung memilih kendaraan dengan varian atau tipe tertinggi ketika membeli mobil untuk penggunaan pribadi.
“Kalau untuk pemakaian pribadi, tipe tertinggi yang paling dipilih. Jadi memang karakter konsumen di Kalimantan Timur seperti itu,” katanya.
Dia bahkan memperkirakan komposisi pembelian varian tertinggi jauh lebih dominan dibandingkan varian terendah. Dari perbandingan 100 unit, sekitar 90 persen disebut memilih tipe tertinggi, sedangkan 10 persen lainnya berada pada tipe terendah.
Karakter tersebut, lanjutnya, menjadi peluang bagi XL7, khususnya dengan berbagai fitur dan teknologi yang ditawarkan pada varian tertingginya.
Selain Balikpapan, penjualan kendaraan penumpang Suzuki di Kalimantan Timur juga ditopang Samarinda dan sejumlah daerah lainnya. PT Samekarindo Indah juga terus memperluas aktivitas pemasaran ke wilayah seperti Tenggarong (Kutai Kartanegara), Bontang dan Sangatta (Kutai Timur)
Untuk kegiatan penyerahan XL7 kali ini, seluruh konsumen yang menerima kendaraan merupakan pelanggan dari Balikpapan. Sementara kegiatan serupa akan dilakukan secara terpisah di wilayah lain agar konsumen tidak perlu datang dari daerah yang jauh.
Dekriswan juga menilai pengalaman berkendara menjadi salah satu keunggulan yang dapat mendorong konsumen memilih XL7. Karena itu, ia mendorong calon konsumen untuk mencoba langsung kendaraan melalui fasilitas test drive.
“Kalau bisa coba secara test drive, baru tahu bagaimana handling Suzuki. Banyak orang tidak melakukan itu. Setelah mencoba, mereka bisa merasakan kenyamanan di dalam dan fun to drive-nya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, karakter pasar otomotif di sejumlah wilayah Kalimantan Timur turut dipengaruhi perkembangan ekonomi daerah. Salah satunya Kutai Timur yang dinilai memiliki pertumbuhan sektor perkebunan sawit cukup pesat.
“Kalau menurut saya, di sana berkembang sekali sawitnya. Kalau melihat ke Wahau, agronya cukup bergerak. Berkembangnya karena sawit,” ungkapnya. (*)






