Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Upaya menjaga kesehatan gigi anak di wilayah Margo Mulyo terus menjadi perhatian Puskesmas Margo Mulyo. Melalui kegiatan pemeriksaan gigi di sekolah-sekolah, tenaga kesehatan menemukan masih banyak pelajar, termasuk anak usia taman kanak-kanak, yang mengalami gigi berlubang. Meski demikian, temuan ini justru menjadi pemicu semakin kuatnya edukasi dan pola hidup sehat di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Dokter gigi Puskesmas Margo Mulyo, drg. Rizki Bayu Utomo, mengungkapkan bahwa masih banyak anak yang mengalami kerusakan gigi tanpa disadari orang tua maupun anak itu sendiri. Hal ini karena banyak kasus gigi berlubang tidak menimbulkan rasa sakit pada tahap awal.
“Banyak ditemukan gigi anak-anak yang berlubang. Bahkan di anak TK pun banyak juga yang berlubang. Kebanyakan orangnya nggak tahu bahwa anaknya sudah berlubang giginya atau anaknya nggak merasa kalau giginya berlubang,” ujarnya ditemui pada Selasa (18/11/2025).
Untuk itu, drg. Rizki menekankan pentingnya pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan atau dokter gigi setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan berkala tidak hanya memastikan kondisi gigi tetap sehat, tetapi juga membantu deteksi dini sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tidak menunggu hingga rasa sakit muncul.
“Kalau rutin diperiksa kan bisa kita tangani dengan ditambal dulu sebelum sakit,” tambahnya.
Fokus Pencegahan, Bukan Sekadar Pengobatan
Puskesmas Margo Mulyo terus mendorong pendekatan preventif melalui penyuluhan, pemeriksaan di sekolah, dan edukasi kepada orang tua. Upaya ini selaras dengan program kesehatan gigi nasional yang menekankan pencegahan sebagai langkah utama menjaga kesehatan mulut anak.
Selain pemeriksaan rutin, pola konsumsi juga menjadi perhatian penting. Banyaknya jajanan manis di lingkungan sekolah, minuman berpemanis, hingga kebiasaan mengonsumsi permen dan camilan tinggi gula menjadi faktor utama penyebab gigi berlubang pada anak.
Puskesmas mengimbau agar orang tua mulai mengurangi pemberian makanan manis dan memperkenalkan alternatif yang lebih sehat. Langkah kecil seperti membawa bekal dari rumah, memperbanyak konsumsi buah, dan membatasi minuman kemasan dapat menjadi solusi sederhana namun efektif.
Membangun Generasi dengan Senyum Sehat
Dengan edukasi yang konsisten dan kemitraan bersama sekolah serta orang tua, Puskesmas Margo Mulyo optimis kondisi kesehatan gigi pelajar dapat semakin membaik. Upaya kolektif ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya sehat, tetapi juga memiliki kesadaran sejak dini untuk merawat kesehatan mulutnya.
Masyarakat pun diajak menjadikan kunjungan rutin ke dokter gigi sebagai kebiasaan positif, sehingga senyum anak-anak Margo Mulyo dapat semakin sehat dan percaya diri. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)






