Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Upaya meningkatkan kekebalan tubuh anak melalui imunisasi dasar lengkap terus dilakukan secara konsisten oleh Puskesmas Margo Mulyo. Hasilnya pun terlihat nyata. Sepanjang 2025, cakupan imunisasi di wilayah tersebut kembali mendekati 100 persen, sebuah capaian yang menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat sekaligus keseriusan tenaga kesehatan dalam memberikan layanan.
Penanggung Jawab Program Imunisasi, Desi Sarungu, A.Md.Keb, mengatakan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari cara kerja yang lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, komunikasi menjadi kunci utama. “Sejak awal kami ingin orang tua merasa bahwa imunisasi itu bukan hal rumit, tapi bagian dari perjalanan tumbuh kembang anak,” tuturnya, Selasa (27/11/2025).
Komunikasi Aktif Melalui Grup WhatsApp Puskesmas Margo Mulyo
Untuk itu, Puskesmas membentuk grup WhatsApp khusus yang beranggotakan para orang tua bayi dan balita. Begitu seorang ibu selesai kontrol pascapersalinan, ia langsung di arahkan untuk bergabung. Di dalam grup tersebut, tenaga kesehatan memberikan informasi jadwal imunisasi yang rutin di buka setiap Selasa dan Kamis, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan seputar kondisi anak.
Seringkali, para orang tua menghubungi petugas untuk menanyakan apakah imunisasi tetap bisa di berikan ketika anak sedang batuk, demam ringan, atau baru pulih dari sakit. “Di situ biasanya kami jawab secara pribadi. Kami ingin orang tua merasa aman dan teredukasi,” ujar Desi.
Strategi Jemput Bola untuk Anak yang Tertinggal Vaksin
Namun komunikasi saja tidak cukup. Untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal vaksin, Puskesmas juga menjalankan sistem kejar imunisasi bagi anak usia 1–5 tahun. Petugas turun langsung ke lapangan, mendata tiap RT, dan mengunjungi rumah keluarga yang anaknya belum lengkap imunisasinya. Banyak di antara mereka yang tertunda bukan karena menolak, tetapi karena faktor sakit, pindah alamat, atau orang tua tidak sempat datang.
“Kami jemput bola, sekaligus memberikan pemahaman bahwa imunisasi itu penting demi masa depan anak. Jika ada yang terlambat datang dari jadwal yang sudah di tentukan, tetap kami terima dan kami lengkapi sesuai umur,” jelasnya. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)






