Kesadaran Kebugaran Pelajar Batu Ampar Meningkat, Puskesmas Dorong Aktivitas Fisik Harian 60 Menit

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Kesadaran akan pentingnya kebugaran fisik di kalangan pelajar di wilayah Batu Ampar terus menunjukkan perkembangan positif. Puskesmas Batu Ampar mencatat semakin banyak anak mulai aktif berolahraga dan terlibat dalam kegiatan fisik yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tak hanya terpaku pada penggunaan gadget.

Pj Kesehatan Kerja dan Olahraga (Kesjaor) Puskesmas Batu Ampar, Nurrahimah, A.Md, Kep, mengatakan bahwa perubahan pola aktivitas anak terlihat dari peningkatan keterlibatan dalam permainan tradisional maupun kegiatan olahraga di sekolah. Edukasi dari tenaga kesehatan dan pihak sekolah ikut mendorong kesadaran tersebut.

“Alhamdulillah semakin ke sini semakin mulai sadar akan kebugaran karena sudah mulai banyak anak-anak yang diedukasi dengan olahraga. Permainan tradisional juga sudah mulai dikembangkan lagi, jadi anak-anak nggak hanya main gadget saja,” ujarnya pada Sabtu (22/11/2025).

Sebagai langkah menjaga kondisi tubuh, Puskesmas Batu Ampar menganjurkan agar anak menjalani aktivitas fisik minimal 60 menit setiap hari. Aktivitas ini tidak harus berupa olahraga formal, namun bisa dilakukan melalui kegiatan bermain, berjalan, bersepeda, atau gerak fisik lain yang membuat tubuh aktif.

Nurrahimah membedakan konsep antara aktivitas dan latihan fisik. Aktivitas fisik adalah gerak tubuh yang terjadi secara natural dalam aktivitas harian, sementara latihan fisik merupakan kegiatan olahraga terstruktur yang memiliki intensitas lebih spesifik.

“Aktivitas itu misalnya bermain, itu masuk kategori aktivitas. Kalau latihan itu termasuk olahraga. Kalau untuk latihan fisik minimal 150 menit per minggu, sedangkan aktivitas fisik harian minimal 60 menit,” jelasnya.

Menurut Puskesmas, pola aktivitas fisik yang rutin akan berdampak langsung pada kebugaran tubuh, daya tahan, serta prestasi akademik anak. Anak yang aktif bergerak cenderung memiliki konsentrasi lebih baik, kualitas tidur lebih stabil, dan risiko obesitas atau penyakit tidak menular lebih rendah.

Puskesmas Batu Ampar terus melakukan screening dan pemantauan kebugaran pelajar melalui serangkaian kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta edukasi kesehatan di sekolah. Program itu diharapkan dapat memperkuat budaya hidup sehat sejak usia dini.

Dengan kolaborasi sekolah, orang tua, dan fasilitas kesehatan, Puskesmas optimistis pola hidup aktif akan menjadi bagian dari keseharian pelajar Batu Ampar. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *