Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Gunung Samarinda terus memperkuat edukasi kesehatan bagi ibu hamil melalui program Kelas Ibu Hamil, yang digelar rutin setiap bulan. Pada Sabtu (22/11/2025), kegiatan kembali berlangsung di aula Puskesmas Gunung Samarinda dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Dalam kegiatan tersebut, ibu hamil mendapat pendampingan langsung dari bidan, ahli gizi, dan dokter umum. Materi edukasi yang diberikan meliputi kesehatan selama kehamilan, proses persalinan, perawatan bayi, hingga masa nifas. Program ini menjadi langkah penting untuk memastikan ibu hamil memahami setiap tahapan kehamilan dan mempersiapkan diri menghadapi persalinan dengan sehat dan percaya diri.
Ruju Astuti, A.Md.Keb, Ahli Madya Kebidanan Puskesmas Gunung Samarinda, menjelaskan bahwa kelas ibu hamil diadakan tiga kali setiap bulan. “Minggu kedua itu untuk semester pertama, lalu minggu ketiga dan keempat untuk semester kedua yang membahas tentang kehamilan, bersalin, dan KB,” jelasnya.
Pada pertemuan kali ini, materi difokuskan pada kehamilan trimester ketiga. Para peserta diberikan edukasi mengenai standar persalinan, perawatan bayi baru lahir, pijat premium, hingga senam hamil. Menurut Ruju, trimester ketiga adalah fase penting karena ibu berada pada masa mendekati persalinan, sehingga pengetahuan mengenai teknik persalinan dan perawatan dasar sangat dibutuhkan.
“Kelas ini juga terintegrasi dengan standar pelayanan kehamilan atau 12T sesuai buku KIA,” tambahnya. Artinya, setiap peserta mendapatkan edukasi yang lengkap dan sesuai standar nasional.
Peserta kelas merupakan ibu hamil dari wilayah kerja Puskesmas Gunung Samarinda, namun peserta dari luar wilayah pun diperbolehkan ikut secara gratis. Program ini bersifat terbuka agar semakin banyak ibu hamil yang mendapatkan akses edukasi kesehatan berkualitas.
Ruju berharap melalui kelas ini para ibu memiliki bekal pengetahuan yang cukup saat menghadapi proses persalinan. “Dengan mengikuti kelas ibu hamil, ibunya sudah tahu fase-fase yang akan dihadapi. Tentang bayinya, bersalin, masa nifas, teknik menyusui dan lainnya itu sudah paham. Ibarat mau perang, sebelum perang harus ada ilmunya. Jadi mereka sudah teredukasi semua,” ujarnya.
Program Kelas Ibu Hamil menjadi salah satu upaya Puskesmas Gunung Samarinda dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Dengan edukasi yang komprehensif, diharapkan angka risiko kehamilan dapat ditekan dan lebih banyak bayi lahir sehat dengan gizi serta berat badan yang sesuai standar. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)












