Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Najib, menilai penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Balikpapan Tahun 2025 secara umum telah memenuhi indikator yang ditetapkan pemerintah pusat. Namun demikian, ia menekankan masih terdapat sejumlah catatan penting, khususnya pada aspek pelaksanaan di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurut Najib, secara indikator kinerja memang terlihat baik. Akan tetapi, jika dilihat dari sisi outcome atau hasil nyata terhadap pencapaian visi dan misi kepala daerah, masih terdapat kekurangan yang perlu segera dibenahi.
“Secara indikator memang bagus, tetapi outcome (hasil) dari visi-misi yang dituangkan dalam RPJMD dan RKPD masih belum optimal. Ini yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia juga menyoroti perlunya peningkatan responsivitas dan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di masing-masing OPD agar mampu mengikuti arah kebijakan kepala daerah secara lebih cepat dan efektif.
Selain itu, Najib mengungkapkan sejumlah persoalan yang masih ditemukan di lapangan, seperti belum optimalnya pendataan masyarakat dalam program BPJS, pemerataan akses pendidikan, hingga keterbatasan tenaga kesehatan di sejumlah puskesmas.
“Masih ada data yang belum terakomodasi dengan baik, kemudian penyebaran fasilitas pendidikan juga perlu diperhatikan. Di sektor kesehatan, kita masih kekurangan tenaga kesehatan di beberapa puskesmas,” jelasnya.
Di sisi lain, ia mengakui bahwa pembangunan fisik di Kota Balikpapan sejauh ini cukup baik dan terbantu oleh kontribusi sektor swasta, khususnya industri minyak dan gas.
“Pembangunan fisik cukup bagus, kita ditunjang sektor swasta seperti oil and gas, termasuk proyek RDMP dari Pertamina. Namun pemerintah kota harus lebih fokus pada peningkatan pelayanan publik,” tambahnya.
Najib menegaskan, ke depan Pemerintah Kota Balikpapan diharapkan dapat lebih mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam program-program sosial seperti bedah rumah, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata. (yud)






