Cek Kebugaran Pelajar SDN 020 Batu Ampar, Puskesmas Salut Kepedulian Sekolah Terhadap Kesehatan

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Upaya meningkatkan kesehatan pelajar kembali dilakukan Puskesmas Batu Ampar melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di SDN 020 Batu Ampar, Balikpapan Utara, Sabtu (22/11/2025). Tidak hanya pemeriksaan kesehatan dasar, kegiatan ini juga mencakup Sistem Informasi Pengukuran Kebugaran (SIPGAR) Jasmani, sebuah metode evaluasi tingkat kebugaran tubuh berdasarkan aktivitas fisik terukur.

Penanggung jawab Kesehatan Kerja dan Olahraga (Kesjaor) Puskesmas Batu Ampar, Nurrahimah, A.Md. Kep, mengatakan bahwa SIPGAR menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian pemeriksaan kesehatan yang menyasar anak sekolah.

“Kegiatan ini merupakan pengukuran tingkat kebugaran anak sekolah. SIPGAR merupakan salah satu bagian dari pemeriksaan kesehatan gratis atau CKG tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, kebugaran jasmani bukan hanya berhubungan dengan kesehatan fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap kemampuan belajar dan prestasi akademik siswa.

“Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana kebugaran siswa, karena kebugaran itu sendiri mempengaruhi prestasi anak sekolah. Jadi kalau anak tersebut bugar, berarti bagus juga untuk prestasi sekolahnya,” jelasnya.

Dalam kegiatan kali ini, SIPGAR difokuskan pada siswa kelas 6, sebagai persiapan mereka memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Evaluasi dilakukan melalui beberapa tahapan pengukuran fisik yang mengacu pada standar kebugaran nasional.

Nurrahimah menilai hasil pengukuran di sekolah tersebut cukup baik. Ia juga sempat berdiskusi dengan guru olahraga setempat dan menemukan bahwa sekolah memang telah melakukan pembinaan fisik sejak dini.

“Kalau saya nilai tadi sangat bagus kebugarannya. Guru olahraga juga menyampaikan bahwa anak-anak dipersiapkan untuk masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, jadi memang sudah dibina sejak dini,” tambahnya.

Program SIPGAR menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Batu Ampar dalam meningkatkan derajat kesehatan melalui pendekatan preventif, terutama pada kelompok usia sekolah. Melalui kegiatan rutin di institusi pendidikan, diharapkan deteksi dini terhadap masalah kebugaran atau faktor risiko kesehatan dapat dilakukan lebih cepat.

Puskesmas Batu Ampar berencana melanjutkan kegiatan serupa ke sekolah-sekolah lain di wilayah kerja untuk memastikan pemerataan layanan kesehatan preventif. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *