Lintasbalikpapan.com – Persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand mulai memasuki fase serius. Meski datang sebagai juara bertahan, Timnas Indonesia U-22 kali ini tidak dibebani target setinggi sebelumnya. Menpora RI sekaligus Ketum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Garuda Muda hanya di targetkan meraih medali perak. Pendekatan ini di anggap lebih realistis karena melihat peta persaingan yang semakin ketat dan kondisi tim yang sedang dalam proses pematangan.
Sementara itu, Timnas Indonesia Putri juga mendapatkan target yang di sesuaikan. Garuda Pertiwi di harapkan setidaknya mampu membawa pulang medali perunggu. Bukan berarti ekspektasi menurun, tetapi fokus pemerintah dan federasi kini lebih ke proses pembinaan berkelanjutan supaya prestasi yang muncul tidak hanya sesaat, melainkan tumbuh stabil hingga beberapa tahun ke depan.
Timnas Indonesia U-22 Tanpa Target Emas di SEA Games 2025
Kemenpora melakukan evaluasi besar terkait target kontingen secara keseluruhan. Dari hasil pemaparan awal berbagai cabang olahraga, Indonesia sempat di harapkan mampu meraih lebih dari 120 emas. Namun setelah di telaah lebih mendalam, angka itu kini di revisi menjadi sekitar 85 medali emas angka yang lebih masuk akal sesuai kondisi terkini tiap cabang.
Erick Thohir menegaskan bahwa target 80–85 medali emas sebenarnya masih cukup kompetitif. Dengan capaian tersebut, posisi Indonesia minimal bisa bertahan di peringkat tiga besar SEA Games, sama seperti edisi sebelumnya. Pemerintah ingin setiap cabang olahraga benar-benar memanfaatkan ajang ini sebagai tolok ukur. Bahkan Erick menyebut adanya sistem “promosi degradasi” untuk memastikan setiap cabor serius mengejar prestasi dan tidak santai menghadapi turnamen sebesar ini.
Anggaran Rp66 Miliar dan 996 Atlet: Indonesia Siap Tempur di Thailand
Persiapan Indonesia juga terlihat dari besaran anggaran yang di siapkan. Total dana yang di kucurkan untuk kontingen mencapai Rp66 miliar, naik signifikan setelah melalui proses penyisiran kebutuhan oleh Kemenpora. Dengan anggaran tersebut, Indonesia akan mengirimkan 996 atlet ke Thailand, jumlah besar yang menunjukkan keseriusan dalam menyiapkan kekuatan maksimal di multi-event kawasan tersebut.
Erick Thohir menegaskan bahwa anggaran tersebut telah sesuai dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga. Dengan komposisi atlet yang lengkap, Indonesia berharap bisa tampil lebih kompetitif di banyak nomor. Erick juga memberikan pesan tegas: setiap cabor harus bekerja keras untuk memenuhi targetnya masing-masing, karena SEA Games 2025 bukan hanya ajang mengumpulkan prestasi, tetapi juga momen evaluasi besar untuk olahraga nasional.






