BPBD Balikpapan Tetap Siaga dengan 300 Personel, Butuh Penambahan Pos di Timur

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Saat ini, sekitar 300 personel BPBD tetap siaga secara bergantian untuk memastikan respons cepat dalam penanggulangan bencana.

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, menyebutkan bahwa jumlah personel tersebut masih mencukupi, tetapi ada beberapa aspek yang perlu diperkuat, terutama dalam hal fasilitas di wilayah tertentu.

Dalam operasionalnya, BPBD Balikpapan mengandalkan 25 unit kendaraan dan peralatan yang digunakan untuk berbagai situasi darurat.

Namun, Usman menyampaikan bahwa masih ada tantangan di beberapa wilayah, terutama di bagian timur Balikpapan, yang dinilai belum memiliki infrastruktur penanggulangan bencana yang optimal.

“Kami sebenarnya membutuhkan pos tambahan di wilayah timur, karena respons di sana belum maksimal. Idealnya, satu pos tambahan dan dua unit kendaraan lagi bisa membantu mempercepat respons,” ujar Usman kepada wartawan, Kamis (6/3/2024).

Penambahan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam menangani bencana seperti banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta bencana lainnya yang kerap terjadi di daerah tersebut.

Sementara itu, untuk wilayah utara, BPBD menilai kondisi sudah cukup memadai dengan keberadaan dua pos pembantu yang telah beroperasi. Pos-pos ini telah berfungsi dengan baik dalam mendukung upaya mitigasi dan respons cepat terhadap bencana.

Meski demikian, lanjut Usman hingga saat ini, BPBD belum mengajukan permintaan resmi ke DPRD Balikpapan terkait penambahan unit kendaraan maupun pembangunan pos baru di wilayah timur.

Usman juga menegaskan bahwa BPBD terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan menghadapi bencana. Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berperan aktif dalam mitigasi bencana, terutama di musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor.

Dengan adanya tambahan fasilitas di wilayah timur, BPBD berharap respons terhadap bencana bisa lebih cepat dan efisien, sehingga dapat meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Ke depan, BPBD akan terus berupaya meningkatkan kapasitas dan fasilitas demi mewujudkan Balikpapan yang lebih tangguh dalam menghadapi bencana. (Yud/ADV/Diskominfo Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *