Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Puskesmas Margo Mulyo, Kota Balikpapan. Dalam ajang Jambore Puskesmas Nasional (Jampusnas) II yang diselenggarakan oleh Akselerasi Puskesmas Indonesia (Apkesmi) di Yogyakarta pada 30 Oktober – 2 November 2025, Puskesmas Margo Mulyo berhasil meraih Juara 1 Lomba Inovasi Kategori Perorangan dan Juara 1 Kategori Inovasi Paripurna.
Kepala Puskesmas Margo Mulyo, dr. Dekrita Ria Hanani, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dari tenaga kesehatan di daerah juga mampu bersaing di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, penilaiannya sesuai dengan poin yang diinginkan juri, dan akhirnya kami bisa meraih penghargaan itu. Ini bukan hanya kemenangan tim Puskesmas Margo Mulyo, tapi juga masyarakat yang telah mendukung kami sejak awal,” ujar dr. Dekrita pada Sabtu (8/11/2025).
Dalam lomba tersebut, Puskesmas Margo Mulyo mengusung inovasi Kampung STAR (Sehat Tanpa Asap Rokok), sebuah program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan menciptakan lingkungan bebas asap rokok. Program ini telah diterapkan di RT 38 dan 39 Kelurahan Margo Mulyo, dan menjadi role model kawasan sehat di Balikpapan Barat.
Inovasi Kampung STAR menekankan pendekatan partisipatif, di mana warga terlibat langsung dalam membangun kesadaran hidup sehat tanpa rokok. Mulai dari penyusunan aturan bersama, edukasi kesehatan, hingga kampanye visual di lingkungan sekitar.

“Kami membuat makalah terkait inovasi ini, lalu mempresentasikan prosesnya dari awal munculnya ide, penerapannya, keberlanjutan program, hingga potensi replikasi di daerah lain. Semua itu menjadi bagian dari penilaian juri,” jelas dr. Dekrita.
Ke depan, Puskesmas Margo Mulyo berencana mengembangkan inovasi Kampung STAR ke sektor pendidikan, dimulai dari SMP Negeri 9 dan SMA Negeri 8 Balikpapan.
“Kami ingin inovasi ini tidak hanya berhenti di masyarakat umum, tapi juga masuk ke sekolah-sekolah. Anak-anak harus dibiasakan sejak dini hidup di lingkungan yang sehat tanpa asap rokok,” tambahnya.
dr. Dekrita berharap dukungan dari Pemerintah Kota Balikpapan dan berbagai pihak agar inovasi ini dapat diimplementasikan secara lebih luas dan berkelanjutan.
“Kami berharap ini bukan cuma sekadar inovasi lomba, tapi bisa terus dijalankan dan diterapkan di tempat lain. Dukungan lintas sektor sangat dibutuhkan agar dampaknya bisa dirasakan lebih luas,” tutupnya.
Dengan raihan ganda di ajang nasional ini, Puskesmas Margo Mulyo tidak hanya mengharumkan nama Balikpapan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi puskesmas lain di Indonesia untuk terus berinovasi demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)






