Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan dan merata kembali ditegaskan. Fokus utama diarahkan pada sektor vital, yakni pembangunan jalan dan sistem drainase, yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat di berbagai wilayah kota.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan, Rita, menjelaskan bahwa mayoritas usulan program infrastruktur dari anggota DPRD pada tahun anggaran 2025 merupakan kelanjutan dari proyek-proyek tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Pemkot berupaya menjaga kesinambungan pembangunan dan tidak meninggalkan pekerjaan yang belum tuntas.
“Ini bukan program baru, melainkan bagian dari rangkaian pembangunan berkelanjutan di tiap wilayah. Kami ingin memastikan setiap pekerjaan yang telah dimulai bisa selesai dengan baik dan memberi manfaat maksimal,” ujar Rita kepada wartawan, Kamis (3/7/2025).
Rita menambahkan, seluruh usulan yang masuk dari wakil rakyat akan melalui proses verifikasi dan prioritas berdasarkan urgensi kebutuhan serta kemampuan anggaran daerah.
“Kami akan menyesuaikan realisasi dengan kondisi anggaran. Prinsipnya, pembangunan harus terencana, efisien, dan menyentuh kebutuhan warga secara nyata,” tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan yang inklusif dan merata. Menurut Rita, pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya terfokus di satu wilayah tertentu. Dengan pendekatan bertahap dan terencana, Pemkot ingin memastikan bahwa seluruh kecamatan dan kelurahan merasakan manfaat pembangunan secara adil dan proporsional.
Salah satu tantangan utama yang menjadi perhatian adalah penanganan drainase dan potensi banjir musiman. Oleh karena itu, Dinas PU memastikan bahwa proyek-proyek drainase yang sedang berjalan akan menjadi prioritas untuk diselesaikan dengan standar teknis yang tepat guna.
“Kami tidak ingin pekerjaan setengah-setengah. Drainase yang dirancang harus mampu menjawab persoalan genangan dan banjir yang kerap terjadi di musim hujan,” imbuhnya.
Pemkot Balikpapan juga berharap dukungan dari masyarakat untuk terus mengawal jalannya pembangunan agar berjalan sesuai dengan perencanaan. Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi faktor kunci untuk menciptakan kota yang tertata, nyaman, dan berkelanjutan.
“Pembangunan harus menyentuh semua aspek kehidupan warga, dari mobilitas hingga mitigasi bencana. Semua warga harus merasakan manfaatnya secara merata,” pungkas Rita.
Dengan semangat ini, Pemkot Balikpapan terus berupaya mewujudkan kota yang maju, tertib, dan tahan terhadap tantangan lingkungan, melalui pembangunan infrastruktur yang kuat dan terarah. (yud/ADV/Diskominfo Balikpapan)






