Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Pembangunan rumah jabatan (rumjab) Wakil Wali Kota Balikpapan ditargetkan rampung pada akhir November 2026. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 74 persen, dengan sejumlah pekerjaan yang masih difokuskan pada penyelesaian bagian bangunan dan fasilitas pendukung.
Kepala Bidang Gedung Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Dewi Idamawaty, mengatakan pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pemasangan lantai dan pembuatan pagar depan. Selain itu, penyelesaian sejumlah pekerjaan teknis juga terus dilakukan untuk mengejar target yang telah ditetapkan.
“Progres saat ini sudah mencapai 74 persen. Pekerjaan yang sedang dilakukan meliputi pembuatan pagar depan dan pemasangan lantai,” ujar Dewi kepada wartawan, Senin (26/10/2026).
Dewi menjelaskan, secara umum pembangunan rumah jabatan tersebut tidak menghadapi kendala berarti. Meski demikian, pekerjaan arsitektur membutuhkan waktu lebih lama karena mencakup sejumlah tahapan penyelesaian bangunan.
Sementara itu, akses jalan yang sebelumnya menjadi salah satu komponen pekerjaan terbesar kini telah selesai dikerjakan. DPU selanjutnya memfokuskan pekerjaan pada bagian bangunan yang masih tersisa, termasuk pemasangan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), serta pengecoran jalan.
Proyek pembangunan rumah jabatan Wakil Wali Kota Balikpapan ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp14 miliar yang bersumber dari APBD Kota Balikpapan 2026. Adapun nilai kontrak fisik proyek tersebut mencapai Rp12,6 miliar.
Rumah jabatan itu dirancang sebagai fasilitas kedinasan bagi Wakil Wali Kota Balikpapan. Bangunan dua lantai tersebut akan dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya kamar utama, area pelayanan operasional, serta ruangan bagi pengemudi dan asisten rumah tangga.
Selain bangunan utama, jalan di sekeliling kawasan juga menjadi bagian dari pekerjaan tahun ini. DPU memprioritaskan penyelesaian rumah induk beserta jalan pendukung, sedangkan pembangunan aula pertemuan belum masuk dalam kontrak tahun anggaran 2026.
Pembangunan aula tersebut diproyeksikan mulai dilaksanakan pada 2027. Untuk saat ini, DPU akan terus memantau pekerjaan yang tersisa agar penyelesaian proyek sesuai kontrak dapat tercapai pada akhir November 2026. (yud)






