Lintasbalikpapan.com, JAKARTA — ASUS resmi membawa laptop ProArt P14 dan ProArt P16 ke pasar Indonesia pada 20 Oktober 2026. Kedua perangkat tersebut menyasar kreator profesional yang membutuhkan kemampuan pengolahan konten sekaligus menjalankan kecerdasan buatan (AI) secara langsung di perangkat, termasuk ketika tidak terhubung ke internet.
ProArt P14 (H7407BA) dilengkapi Unified Memory 64GB, sedangkan ProArt P16 (H7607BA) memiliki kapasitas 128GB. Keduanya menggunakan superchip NVIDIA RTX Spark N1X yang memadukan GPU Blackwell RTX 6.144-core dan CPU Grace 20-core. ASUS menyebut kemampuan komputasi AI perangkat ini mencapai hingga 1 petaflop pada jalur FP4.
Kapasitas memori terpadu tersebut memungkinkan CPU dan GPU berbagi ruang memori yang sama. Menurut ASUS, model AI dapat dijalankan bersamaan dengan berkas foto maupun video beresolusi tinggi yang sedang dikerjakan. Kemampuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan produksi konten, penyuntingan, rendering, serta alur kerja AI berbasis agen atau Agentic AI.
Sebelum peluncuran, ASUS Indonesia melakukan pengujian internal pada ProArt P14 menggunakan ComfyUI Desktop dan model AI yang berjalan secara lokal. Dalam salah satu skenario, Qwen Image 2.1 digunakan untuk mengolah foto produk menjadi visual bergaya sinematik pada resolusi 1024 dengan 40 langkah pemrosesan. Pengujian lain memakai MiniMax H3 untuk mengubah satu foto menjadi video berdurasi lima detik yang dilengkapi audio. Proses kedua dilaporkan selesai dalam 5 menit 54 detik. ASUS mengingatkan hasil dapat berbeda sesuai versi aplikasi, driver, dan pengaturan yang digunakan.
Pengolahan AI langsung di laptop dapat menjadi pilihan bagi kreator yang menangani materi sensitif atau berkas milik klien. ASUS juga menyebut penggunaan Hermes Agent dengan model bahasa lokal untuk membantu membaca folder proyek, merangkum brief, serta menyiapkan draf naskah atau caption. ComfyUI Desktop, Hermes Agent, dan model AI yang disebutkan tidak terpasang secara bawaan sehingga pengguna perlu mengunduh dan mengaturnya sendiri.
Dari sisi visual, ProArt P14 memakai layar sentuh OLED 14 inci beresolusi 2.8K, sementara ProArt P16 membawa layar OLED 16 inci beresolusi UHD+. Keduanya memiliki refresh rate 120Hz, cakupan warna DCI-P3 100 persen, serta telah tervalidasi PANTONE. ASUS menyebut layar P14 mengantongi sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 1000, sedangkan P16 menggunakan True Black 1400.
Untuk mobilitas, ProArt P14 memiliki bobot sekitar 1,4 kilogram dengan baterai 90Wh. ProArt P16 berbobot sekitar 1,7 kilogram dan menggunakan baterai 99,9Wh. Keduanya mendukung pengisian daya melalui adaptor USB Type-C 140W dan telah melewati pengujian ketahanan standar militer Amerika Serikat US MIL-STD 810H.
ASUS menetapkan harga resmi ProArt P14 sebesar Rp80.999.000 dan ProArt P16 Rp113.999.000. Dalam periode pre-order hingga 23 Oktober 2026, harga khusus P14 menjadi Rp79.999.000, sedangkan P16 ditawarkan Rp112.999.000. P14 dapat dipesan melalui ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, dan ASUS Store terpilih, sementara P16 tersedia secara eksklusif melalui ASUS Online Store. Pembelian melalui toko daring ASUS selama periode tersebut juga disertai hadiah ProArt Mouse MD301 senilai Rp1.699.000.
Untuk layanan purnajual, kedua laptop mendapat garansi internasional tiga tahun dan ASUS VIP Perfect Warranty selama tiga tahun, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. ASUS juga menyediakan layanan penjemputan dan pengantaran unit servis, antrean perbaikan prioritas FastLane, serta pembersihan perangkat melalui Laptop Spa. Perangkat ProArt P14 dan P16 dapat dicoba di booth ASUS ProArt, Atrium Mall Pondok Indah 2, Jakarta, pada 20–25 Oktober 2026. (*)






