Momen VAR Ubah Jalannya Laga, Portugal Sukses Atasi Kroasia 2-1!

Lintasbalikpapan.com – Sepak bola memang selalu punya cara menghadirkan cerita yang sulit ditebak. Hal itu kembali terlihat saat Portugal sukses menumbangkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Toronto Stadium, Jumat (3/7/2026).

Kalau hanya melihat skor akhirnya, banyak orang mungkin mengira Portugal tampil dominan. Kenyataannya justru berbeda. Kroasia memberikan perlawanan yang sangat disiplin dan membuat para pemain Portugal harus bekerja ekstra keras selama hampir 90 menit.

Babak pertama berlangsung cukup ketat. Portugal mencoba mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal melalui Bruno Fernandes. Namun, beberapa peluang emas masih mampu dipatahkan oleh lini belakang Kroasia yang tampil solid bersama Dominik Livakovic di bawah mistar.

Di sisi lain, Kroasia memilih bermain lebih sabar. Mereka tidak terburu-buru menyerang dan lebih mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan pertahanan Portugal. Hingga turun minum, kedua tim gagal mencetak gol.

VAR Menjadi Tokoh Utama dalam Pertandingan Portugal vs Kroasia

Memasuki babak kedua, pertandingan berubah jauh lebih menarik. Kroasia lebih dulu memecah kebuntuan lewat Ivan Perisic pada menit ke-53 setelah menerima umpan matang dari Josip Stanisic. Gol tersebut membuat Portugal berada dalam tekanan.

Tak lama berselang, Kroasia sebenarnya sempat menggandakan keunggulan melalui Igor Matanovic. Namun setelah pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut dibatalkan karena posisi offside.

Portugal kemudian meningkatkan intensitas serangan. Rafael Leao hampir mencetak gol indah lewat tembakan jarak jauh yang masih membentur mistar gawang. Cristiano Ronaldo juga sempat merayakan gol, tetapi lagi-lagi VAR membatalkannya akibat offside.

Momen paling menentukan terjadi pada menit ke-67. Wasit Espen Eskas meninjau tayangan ulang dan mengubah keputusannya menjadi penalti untuk Portugal. Cristiano Ronaldo yang dipercaya sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Dengan penyelesaian yang tenang, sang kapten sukses mengubah skor menjadi 1-1.

Menariknya, pertandingan ini seolah menjadi panggung bagi teknologi VAR. Hampir setiap momen penting harus melewati proses pemeriksaan ulang sebelum keputusan akhir diambil. Hal tersebut menunjukkan bagaimana teknologi kini memiliki peran yang semakin besar dalam menjaga keadilan di level tertinggi sepak bola dunia.

Goncalo Ramos Jadi Penentu, Kroasia Pulang dengan Penuh Penyesalan

Saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Portugal justru menemukan momentum emas pada masa injury time.

Rafael Leao mengirimkan umpan lambung yang sangat akurat ke dalam kotak penalti. Goncalo Ramos muncul tanpa kawalan dan menyundul bola ke pojok kanan gawang Kroasia pada menit ke-90+4. Gol tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan dan membuat Portugal berbalik unggul 2-1.

Drama ternyata belum selesai. Kroasia sempat bersorak ketika Josko Gvardiol mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-90+13. Sayangnya, harapan itu kembali pupus setelah VAR menyatakan Gvardiol berada dalam posisi offside.

Keputusan tersebut memastikan Portugal keluar sebagai pemenang sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Pertandingan ini menjadi bukti bahwa sepak bola modern bukan lagi hanya soal kualitas individu maupun strategi pelatih. Ketelitian dalam menjaga posisi, disiplin sepanjang pertandingan, hingga kesiapan menghadapi keputusan VAR kini menjadi faktor yang sama pentingnya. Portugal berhasil memanfaatkan setiap peluang yang tersedia, sementara Kroasia harus menerima kenyataan pahit karena beberapa momen krusial tidak berpihak kepada mereka.

Bagi Portugal, kemenangan dramatis ini bisa menjadi suntikan mental yang sangat berharga untuk menghadapi lawan-lawan berikutnya. Sebaliknya, Kroasia pulang dengan kepala tegak karena mampu memberikan perlawanan sengit hingga detik terakhir meski akhirnya harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *