Lintasbalikpapan.com – Persija Jakarta akhirnya meraih hasil yang dinantikan pada ajang Piala Presiden 2026. Setelah melewati dua pertandingan sebelumnya tanpa kemenangan, Macan Kemayoran sukses mengamankan tiga poin usai mengalahkan PSMS Medan dengan skor meyakinkan 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026).
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin, tetapi juga menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad asuhan Shin Tae-yong yang masih berpeluang melangkah lebih jauh di fase grup. Permainan Persija juga menunjukkan peningkatan, terutama dalam efektivitas penyelesaian akhir pada babak kedua.
Persija Jakarta Tampil Sabar Sebelum Menggila di Babak Kedua
Sejak peluit awal di bunyikan, Persija langsung berusaha menguasai jalannya pertandingan. Dominasi penguasaan bola membuat PSMS lebih banyak bertahan sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Kesabaran Persija akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22. Kombinasi apik yang dibangun Witan Sulaeman menghasilkan umpan matang ke dalam kotak penalti. Arlyansyah yang berdiri di posisi ideal mampu memanfaatkan peluang tersebut menjadi gol pembuka sekaligus membawa Persija unggul 1-0.
Skor tersebut bertahan hingga turun minum. Meski memiliki beberapa peluang tambahan, Persija belum mampu memperlebar keunggulan karena pertahanan PSMS masih cukup disiplin menutup ruang.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih terbuka. PSMS Medan berhasil mengejutkan Persija melalui aksi individu Iksan Chan pada menit ke-59. Dengan kemampuan melewati beberapa pemain lawan, ia melepaskan tendangan keras yang tak mampu di hentikan penjaga gawang Persija sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut sempat membuat pertandingan kembali seimbang. Namun Persija tidak kehilangan fokus dan terus meningkatkan intensitas serangan.
Pergantian Pemain Jadi Kunci, Persija Cetak Tiga Gol Beruntun
Momentum kemenangan Persija mulai terlihat ketika tekanan demi tekanan terus di berikan ke lini pertahanan PSMS. Sebelum mencetak gol kedua, Victor Dethan sempat hampir membawa timnya kembali unggul. Sayangnya, tendangannya masih membentur mistar gawang.
Kerja keras tersebut akhirnya terbayar pada menit ke-81. Memanfaatkan bola muntah di depan gawang, Victor Dethan dengan sigap menyambar bola menjadi gol yang mengubah skor menjadi 2-1.
Keunggulan itu membuat permainan Persija semakin percaya diri. Hanya berselang beberapa menit, Agi Firmansyah memperbesar keunggulan melalui sundulan menyambut umpan dari Victor Dethan. Skor pun berubah menjadi 3-1.
Belum puas sampai di situ, Persija kembali menghukum PSMS lewat situasi bola mati pada menit ke-89. Sundulan Victor Dethan diteruskan Gustavo Almeida dengan penyelesaian tenang yang memastikan kemenangan telak 4-1.
Kontribusi Victor Dethan menjadi salah satu sorotan utama dalam laga ini. Selain mencetak satu gol, ia juga berperan besar dalam terciptanya dua gol lainnya sehingga menjadi motor kebangkitan Persija pada babak kedua.
Peluang Persija Lolos Masih Terbuka Lebar
Hasil positif ini membuat Persija mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan di Grup B Piala Presiden 2026. Raihan poin tersebut sama dengan yang dimiliki Port FC, tetapi Persija berhak menempati posisi kedua klasemen sementara berkat keunggulan produktivitas gol.
Kemenangan dengan margin tiga gol tentu memberikan keuntungan tersendiri. Selain meningkatkan moral tim, selisih gol yang lebih baik dapat menjadi faktor penentu apabila persaingan klasemen berlangsung ketat hingga laga terakhir.
Penampilan Persija dalam pertandingan ini juga memperlihatkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Tim mampu bangkit setelah sempat kehilangan keunggulan, lalu menunjukkan mental kuat dengan mencetak tiga gol dalam waktu kurang dari sepuluh menit.
Jika konsistensi permainan seperti ini terus dipertahankan, peluang Persija untuk melangkah ke fase berikutnya masih terbuka lebar. Kini, Macan Kemayoran hanya perlu menjaga performa terbaiknya agar bisa terus bersaing dalam perebutan gelar Piala Presiden 2026.





