Lintasbalikpapan.com – Arsenal memberikan sinyal kuat menjelang musim baru Liga Inggris 2026/2027. The Gunners berhasil mengangkat trofi Community Shield setelah menundukkan Manchester City dengan skor telak 3-0 di Principality Stadium, Minggu (16/8/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena The Gunners tidak sekadar menang lewat permainan bertahan. Mereka tampil agresif sejak awal dan mampu membuat lini belakang City kerepotan sepanjang pertandingan.
Gol pembuka bahkan lahir ketika laga baru berjalan 25 detik. Riccardo Calafiori memanfaatkan umpan terobosan Myles Lewis-Skelly, kemudian meneruskannya dengan tembakan terarah ke sudut gawang. Gol cepat itu membuat Arsenal langsung memegang kendali momentum.
Manchester City mencoba merespons melalui Erling Haaland dan Phil Foden. Namun, David Raya tampil sigap di bawah mistar Arsenal. Beberapa peluang City berhasil dipatahkan sehingga keunggulan The Gunners tetap terjaga.
Havertz dan Odegaard Membuat City Semakin Tertekan
Arsenal kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-28. Berawal dari serangan di sisi kanan, bola dikirim ke area penalti dan Christos Tzolis mengarahkannya kepada Kai Havertz. Penyerang asal Jerman tersebut menyelesaikan peluang dengan sundulan yang menggetarkan gawang City.
Skor 2-0 membuat Arsenal semakin percaya diri. Sebaliknya, Manchester City kesulitan mengembangkan permainan dan beberapa kali kehilangan bola di area yang berbahaya. Setelah turun minum, Arsenal tidak menunjukkan tanda-tanda ingin mengendurkan tekanan. Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, Martin Odegaard menambah penderitaan City.
Kapten Arsenal itu mampu melewati kawalan dua pemain lawan di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kanan dari jarak dekat. Gianluigi Donnarumma yang berada di bawah mistar City tidak mampu menghentikan bola.
Keunggulan tiga gol membuat Arsenal lebih leluasa mengatur tempo. Odegaard bahkan hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-63, tetapi tembakannya masih melebar.
Arsenal Tutup Laga dengan Pertahanan Solid
Manchester City baru kembali menciptakan ancaman serius pada menit ke-73. Phil Foden mendapatkan kesempatan dari jarak dekat, tetapi Raya kembali menunjukkan refleksnya dengan melakukan penyelamatan penting.
Arsenal sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk menambah gol. Bukayo Saka hampir mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan silang Tzolis pada menit ke-80. Sayangnya, penyelesaian Saka masih melambung di atas mistar.
Sampai peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tidak berubah. Arsenal pun resmi mengawali musim 2026/2027 dengan gelar Community Shield. Bagi The Gunners, trofi ini bukan hanya soal menambah koleksi gelar. Kemenangan atas Manchester City juga menjadi modal kepercayaan diri sebelum memasuki persaingan panjang musim baru.
Dengan kombinasi serangan cepat, kreativitas lini tengah, dan pertahanan yang disiplin, Arsenal menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi tantangan besar di musim 2026/2027. Sementara bagi City, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah untuk segera melakukan evaluasi sebelum kompetisi berjalan semakin sengit.





