Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan yang digelar secara sederhana menjadi momentum bagi DPRD Kota Balikpapan untuk kembali menegaskan pentingnya penanganan banjir sebagai agenda prioritas pembangunan daerah.
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menilai kesederhanaan perayaan HUT tahun ini mencerminkan kondisi keuangan daerah yang masih terbatas. Namun di balik itu, DPRD bersama Pemerintah Kota tetap berupaya menjaga fokus pada kebutuhan mendasar masyarakat, salah satunya persoalan banjir.
“Perayaan HUT memang kita buat sederhana karena keterbatasan anggaran. Tapi substansi pembangunan, terutama penanganan banjir, tetap menjadi perhatian utama,” ujar Alwi usai Rapat Paripurna, pada Senin (9/2/2026).
Ia juga mengungkapkan, kebutuhan anggaran ideal untuk penanganan banjir di Balikpapan sebenarnya mencapai angka yang sangat besar. Sementara itu, kemampuan fiskal daerah saat ini baru mampu mengalokasikan kurang dari Rp200 miliar atau sekitar 10 persen dari kebutuhan yang seharusnya.
“Kondisi keuangan kita memang belum memungkinkan. Apalagi dengan adanya pemotongan Dana Bagi Hasil dari pemerintah pusat, ruang fiskal daerah menjadi semakin sempit,” jelas Alwi.
Menurut Alwi, kebijakan penyesuaian anggaran tersebut memaksa pemerintah daerah melakukan prioritas ketat pada setiap program. Sejumlah kegiatan tidak dihapuskan, namun harus dikurangi skalanya demi menjaga keseimbangan keuangan daerah.
Meski demikian, DPRD Kota Balikpapan memastikan komitmen untuk terus mendorong upaya pengurangan risiko banjir secara bertahap tetap berjalan. Alwi juga berharap kondisi fiskal daerah dapat membaik pada tahun mendatang agar pembangunan infrastruktur pengendalian banjir bisa dilakukan lebih optimal.
“Harapan kita ke depan, keuangan daerah lebih stabil sehingga fokus penanganan banjir bisa ditingkatkan. Ini aspirasi utama masyarakat dan menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” pungkasnya. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)












