Puskesmas Margo Mulyo Ingatkan Orang Tua: Cegah Gigi Anak Berlubang dengan Kontrol Rutin dan Batasi Gula

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Kondisi kesehatan gigi anak di wilayah Margo Mulyo masih menjadi perhatian tenaga kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan di sejumlah sekolah, banyak ditemukan kasus gigi berlubang pada pelajar, bahkan di tingkat taman kanak-kanak.

Dokter Gigi Puskesmas Margo Mulyo, drg. Rizki Bayu Utomo, menyebut bahwa salah satu penyebab utama kerusakan gigi pada anak adalah keterlambatan deteksi karena minimnya pemeriksaan rutin.

“Idealnya memang harus berkunjung ke fasilitas kesehatan atau dokter gigi enam bulan sekali. Banyak anak yang sudah berlubang tapi tidak disadari orang tua, atau anaknya tidak merasa sakit,” jelasnya pada Rabu (19/11/2025).

Dengan pemeriksaan rutin, lubang kecil bisa ditangani lebih awal sebelum berkembang menjadi nyeri hebat atau infeksi yang lebih serius.

Selain pemeriksaan berkala, pola konsumsi anak juga menjadi faktor besar penyebab gigi rusak. Rizki menuturkan bahwa makanan dan minuman manis, termasuk susu formula yang dikonsumsi tanpa dibarengi kebiasaan menyikat gigi, menjadi pemicu kerusakan gigi pada usia dini.

“Sekarang makanan dan minuman banyak yang gula-gula. Termasuk susu formula pun bisa jadi faktor utama kalau setelah minum anak tidak membersihkan giginya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa banyak kasus karies gigi terjadi karena anak hanya menyikat gigi saat mandi, bukan pada waktu yang tepat.

Waktu Sikat Gigi yang Ideal
Rizki menjelaskan bahwa frekuensi menyikat gigi harus dilakukan dua kali sehari, namun yang lebih penting adalah waktunya.
• Pagi setelah sarapan
• Malam sebelum tidur
Menyikat gigi sebelum tidur dinilai sangat penting karena aktivitas bakteri meningkat saat mulut tidak aktif dan produksi saliva menurun.

Tips Kesehatan Gigi untuk Anak Menurut Puskesmas Margo Mulyo

  1. Periksa gigi tiap enam bulan : deteksi dini mencegah lubang makin parah dan menghindari keluhan sakit.
  2. Batasi makanan dan minuman manis : termasuk permen, minuman kemasan, serta susu formula yang dikonsumsi sebelum tidur.
  3. Sikat gigi 2 kali sehari : fokus pada waktu sebelum tidur malam.
  4. Ajarkan kebiasaan sejak dini : orang tua harus mendampingi anak dalam menyikat gigi hingga kontrol ke faskes

Rizki berharap kesadaran orang tua semakin meningkat agar kesehatan gigi anak lebih terjaga sejak usia dini.

“Yang paling penting adalah kontrol enam bulan sekali ke faskes atau dokter gigi. Supaya bisa kita tangani lebih awal sebelum sakit,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi orang tua dan tenaga kesehatan, Puskesmas Margo Mulyo optimistis angka kasus gigi berlubang pada anak dapat ditekan dan kebiasaan hidup sehat dapat terbentuk sejak dini. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *