Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan komitmennya mempercepat perbaikan layanan publik yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Fokus utama diarahkan pada perbaikan distribusi air bersih, penanganan banjir, hingga pembangunan jalan alternatif untuk mengurai kemacetan.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, dalam Rapat Paripurna Jawaban Wali Kota atas pandangan umum fraksi DPRD terkait Rancangan Perubahan APBD 2025, yang berlangsung di Gedung Parkir Klandasan, Senin (25/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Bagus mengakui bahwa distribusi air bersih PDAM Tirta Manuntung masih belum merata, terutama di kawasan Balikpapan Utara. Bagus menegaskan sejumlah langkah prioritas tengah dijalankan, di antaranya:
Percepatan pembaruan pipa yang sudah berusia puluhan tahun.
Optimalisasi kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) hingga 100 liter per detik.
Pemasangan booster pump untuk memperkuat tekanan distribusi.
Sistem pengaturan aliran berbasis zona guna menjamin pemerataan pasokan.
“Pemkot bersama PDAM akan terus berkoordinasi dan melakukan pengawasan distribusi agar masyarakat mendapat pasokan air yang layak dan berkelanjutan,” tegas Bagus.
Selain perbaikan air bersih, pembangunan jalan alternatif juga menjadi prioritas. Langkah ini dipandang mendesak mengingat tingginya pertumbuhan kendaraan yang kerap memicu kepadatan lalu lintas di poros utama kota.
Lebih Lanjut bagus menyampaikan bahwa saat ini Pemkot tengah mendorong koordinasi lintas sektor serta menjajaki sinergi pendanaan dengan pemerintah pusat dan provinsi.
“Kita ingin jalan alternatif ini bisa segera terealisasi sebagai solusi jangka panjang,” tambahnya.
Di sektor lingkungan, Pemkot kembali menekankan pentingnya normalisasi drainase yang saat ini dikerjakan bersama TNI. Upaya itu diiringi dengan edukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta penegakan Perda persampahan yang akan diperketat.
Menurut Bagus, kolaborasi pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan. “Pengendalian banjir tidak hanya mengandalkan infrastruktur, tetapi juga kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya (yud/ADV/Diskominfo Balikpapan)









