Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Dunia kerja tidak hanya menuntut kemampuan mengganti oli, tetapi juga memahami karakteristik pelumas yang tepat untuk setiap jenis mesin. Hal inilah yang ditanamkan jaringan bengkel resmi AHASS kepada siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) SMK Negeri 6 Penajam Paser Utara (PPU) melalui pendampingan teknis langsung di bengkel.
Program ini menjadi bagian dari komitmen AHASS dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di bidang otomotif. Para siswa jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) mendapatkan pembekalan mendalam mengenai prosedur pelumasan mesin dari mekanik profesional AHASS, Muhammad Iqbal.
Dalam sesi praktik, para peserta tidak hanya diajarkan cara menuangkan oli ke mesin. Mereka juga dikenalkan pada pentingnya memilih pelumas sesuai spesifikasi motor Honda agar performa mesin tetap optimal dan usia pakainya lebih panjang.
Muhammad Iqbal menjelaskan, setiap jenis oli memiliki karakteristik berbeda. Di bengkel resmi AHASS, tersedia lini AHM Oil seri MPX (Maximum Protection Expert) berbasis mineral dan SPX (Superior Protection Expert) berbasis fully synthetic yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kendaraan.
Materi yang diberikan meliputi tiga fungsi utama pelumas Honda. Pertama, Honda Smart Film yang membentuk lapisan pelindung pada komponen logam untuk mengurangi gesekan dan keausan. Kedua, Honda Visco Improver yang menjaga kestabilan kekentalan oli dalam berbagai suhu sehingga mesin lebih mudah dihidupkan dan bekerja pada temperatur ideal. Ketiga, Honda Cleansing Agent yang menjaga kebersihan ruang mesin dari endapan kotoran sekaligus memberikan perlindungan terhadap proses oksidasi.
Selain teori, siswa juga dikenalkan dengan penggunaan produk AHM Oil berdasarkan tipe sepeda motor. Untuk motor bebek dan sport tersedia MPX 1, SPX 1, serta MPX 3 dengan tingkat viskositas lebih tinggi. Sementara untuk motor matik digunakan MPX 2 dan SPX 2 yang dirancang memberikan pelumasan maksimal pada sistem transmisi otomatis.
Melalui pendampingan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga memahami pentingnya mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan di bengkel resmi.
Program pembelajaran langsung bersama mekanik berpengalaman ini diharapkan mampu membentuk lulusan SMK yang siap memasuki dunia industri otomotif dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan lapangan kerja. Dengan bekal tersebut, para siswa diharapkan mampu memberikan layanan servis yang profesional sekaligus menjaga kualitas dan kepuasan pelanggan di masa mendatang. (*)












