Rahmad Mas’ud Titip Tiga Misi Besar ke Kadin Balikpapan: UMKM Naik Kelas, Investasi Masuk, Lapangan Kerja Bertambah

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menaruh harapan besar kepada jajaran pengurus baru Kamar Dagang dan Industri Kota Balikpapan masa bakti 2026-2031 yang resmi dikukuhkan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Senin malam (8/6/2026).

Di tengah derasnya arus investasi dan geliat ekonomi yang dipicu pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Rahmad menilai Kadin memiliki posisi strategis untuk memastikan pelaku usaha lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut menikmati pertumbuhan ekonomi yang sedang berlangsung.

“Selamat kepada seluruh pengurus yang hari ini dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi dalam memajukan dunia usaha serta pembangunan ekonomi daerah,” ujar Rahmad.

Dalam sambutannya, Rahmad secara khusus menitipkan tiga agenda besar yang diharapkan menjadi fokus utama kepengurusan baru Kadin Balikpapan di bawah kepemimpinan Noval Asfihani.

UMKM Harus Naik Kelas
Agenda pertama adalah mendorong transformasi ekonomi dan digitalisasi bagi pelaku usaha, terutama UMKM.

Menurut Rahmad, perkembangan teknologi telah mengubah pola bisnis secara drastis. Karena itu, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi agar tidak tertinggal.

“Bagaimana membantu para pelaku UMKM untuk naik kelas, memperluas akses pasar dan beradaptasi dengan inovasi digital agar semakin berdaya saing,” katanya.

Ia menilai UMKM yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi perekonomian daerah, terutama dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di era digital.

Balikpapan Harus Jadi Magnet Investasi
Agenda kedua yang ditekankan Rahmad adalah memaksimalkan seluruh potensi Balikpapan agar mampu menjadi pusat bisnis dan investasi yang kompetitif di Kalimantan Timur.

Keberadaan IKN, menurutnya, menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh dunia usaha lokal.

“Balikpapan harus menjadi pusat penggerak bisnis yang tangguh, mampu menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan posisi strategis sebagai pintu gerbang IKN, Balikpapan dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat jasa, perdagangan, logistik, dan berbagai sektor pendukung lainnya.

Pengusaha dan Pemerintah Harus Sejalan
Fokus ketiga adalah memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menciptakan iklim investasi yang sehat serta ramah bisnis.

Rahmad menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun daerah. Dibutuhkan dukungan pelaku usaha, termasuk dalam penyediaan data dan informasi ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

“Kami berharap Kadin dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

“Mereka Sudah Makmur Semua”
Dalam suasana yang hangat, Rahmad sempat melontarkan candaan yang mengundang tawa para tamu undangan.

Menurutnya, sebagian besar pengurus Kadin yang baru dilantik merupakan pelaku usaha yang sudah mapan secara ekonomi.

“Kalau saya lihat wajah-wajahnya sudah makmur semua. Mereka ini tidak mencari makan di organisasi, justru bagaimana bersama-sama membantu masyarakat yang masih membutuhkan,” katanya disambut gelak tawa hadirin.

Jangan Pesimis Hadapi Ekonomi Global
Meski dunia masih dibayangi ketidakpastian ekonomi global, Rahmad mengajak seluruh pelaku usaha untuk tetap optimistis.

Ia menilai Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, serta peluang investasi yang terus berkembang.

“Dunia memang sedang tidak baik-baik saja, tetapi kita harus tetap optimistis. Indonesia adalah bangsa besar dengan sumber daya yang luar biasa. Yang dibutuhkan adalah kerja sama, persatuan, dan semangat untuk terus bergerak maju,” tegasnya.

Rahmad pun mengingatkan bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui persatuan dan kolaborasi.

“Jangan pernah surut dalam persatuan dan kekompakan. Mungkin ada yang lebih maju, ada yang masih menghadapi kesulitan, tetapi di situlah pentingnya kolaborasi. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin Balikpapan mampu menghadapi berbagai tantangan dan terus berkembang,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *