Vietnam Tulis Sejarah Baru, Sejajar Singapura dengan 4 Trofi Piala AFF!

Lintasbalikpapan.comVietnam kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara. The Golden Star Warriors memastikan gelar Piala AFF 2026 setelah menahan imbang Thailand 2-2 pada leg kedua final yang berlangsung di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Rabu malam WIB, 26 Agustus 2026.

Hasil tersebut sudah cukup bagi Vietnam untuk mengangkat trofi karena mereka sebelumnya mengantongi kemenangan 2-0 pada leg pertama di markas Thailand. Dengan begitu, Vietnam menutup dua pertandingan final dengan keunggulan agregat 4-2.

Menariknya, pertandingan kedua justru berjalan penuh drama. Thailand sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam setelah Yotsakorn Burapha mencetak gol pada menit ke-12. Vietnam baru bisa membalas setelah pertandingan memasuki babak kedua melalui gol bunuh diri Chatchai Bootprom.

Ketika laga seolah akan berakhir imbang, Thailand kembali mencetak gol melalui Wanchai Jarunogkran pada menit ke-85. Namun, drama belum selesai. Wanchai justru menjadi pemain yang membuat keadaan berubah ketika mencetak gol bunuh diri pada masa tambahan waktu.

Gol pada menit ke-90+3 tersebut membuat skor menjadi 2-2 sekaligus memastikan Vietnam tetap berada di jalur juara.

Vietnam Makin Nyaman di Panggung Final

Gelar Piala AFF 2026 menjadi trofi keempat bagi The Golden Star Warriors sepanjang sejarah turnamen. Sebelumnya, mereka berhasil menjadi juara pada 2008, 2018, 2020, dan 2024. Pencapaian ini membuat Vietnam menyamai jumlah gelar milik Singapura. Namun, jika berbicara mengenai perjalanan menuju partai puncak, keduanya memiliki cerita yang cukup berbeda.

Vietnam sudah enam kali tampil di final. Dari enam kesempatan tersebut, empat berakhir dengan gelar juara dan dua lainnya harus puas sebagai runner-up. Sementara itu, Singapura memiliki catatan yang lebih sempurna. Mereka empat kali mencapai final dan selalu berhasil membawa pulang trofi.

Meski begitu, keberhasilan Vietnam mempertahankan gelar menunjukkan konsistensi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka bukan sekadar mampu tampil bagus dalam satu edisi, tetapi juga berhasil menjaga level permainan hingga kembali menjadi juara.

Thailand Masih Jadi Target Berikutnya

Walaupun The Golden Star Warriors sudah mengoleksi empat trofi, mereka masih memiliki satu pekerjaan besar jika ingin menjadi negara tersukses dalam sejarah Piala AFF. Thailand masih berada di posisi teratas dengan tujuh gelar dari 12 penampilan di final. Negeri Gajah Perang pernah menjadi juara pada 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020, dan 2022.

Artinya, Vietnam masih tertinggal tiga trofi dari Thailand. Namun, melihat perkembangan sepak bola mereka dalam beberapa edisi terakhir, bukan tidak mungkin persaingan tersebut bakal semakin menarik. Di bawah Vietnam dan Singapura, Malaysia baru memiliki satu gelar. Sementara itu, Indonesia masih mengejar trofi pertama meski sudah enam kali berhasil mencapai final.

Untuk Vietnam, kemenangan atas Thailand kali ini bukan hanya soal menambah koleksi piala. Gelar tersebut menjadi bukti bahwa mereka semakin nyaman ketika berada di pertandingan dengan tekanan terbesar.

Drama 2-2 di Hanoi sekaligus memperlihatkan satu hal penting: final tidak selalu dimenangkan oleh tim yang paling dominan sepanjang pertandingan, tetapi oleh tim yang mampu menjaga keunggulan ketika peluit panjang akhirnya berbunyi. Vietnam berhasil melakukan itu dan kembali membawa pulang Piala AFF.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *