Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Pemerintah terus memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah timur kota. Pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur dipastikan rampung pada tahun 2028, lengkap dengan interior dan fasilitas pendukung yang dibutuhkan masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menyebut pembangunan rumah sakit ini sebagai langkah penting untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata. Selama ini, warga Balikpapan Timur harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju rumah sakit di pusat kota untuk mendapatkan pelayanan lanjutan.
“Perjanjian multiyears sudah disepakati. Tahun 2028 proyek ini selesai dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk interior dan fasilitas pendukungnya,” ujarnya, Senin (1/12/2025)
Proyek ini dibangun melalui skema multiyears selama tiga tahun, dimulai pada 2026. Pada tahap awal, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 miliar, yang menjadi fondasi pembangunan fisik rumah sakit.
Gasali memastikan bahwa pembebasan lahan telah tuntas, sehingga proses konstruksi bisa langsung berjalan tanpa hambatan administratif saat memasuki tahun anggaran 2026.
Bagi warga Balikpapan Timur, rumah sakit baru ini bukan hanya bangunan pelayanan kesehatan, tetapi jawaban atas kebutuhan yang telah lama dirasakan. Fasilitas ini diharapkan memberikan kemudahan bagi keluarga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh ketika membutuhkan layanan medis penting.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan benar-benar dapat meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Balikpapan Timur dan sekitarnya,” tambah Gasali.
Dengan target rampung pada 2028, RS Balikpapan Timur diharapkan menjadi titik baru pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan nyaman dan membawa rasa aman bagi ribuan warga yang selama ini menantikan fasilitas kesehatan di wilayah mereka. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)






