Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Balikpapan memproyeksikan adanya kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2027. Namun, peningkatan tersebut akan sangat bergantung pada realisasi PAD sepanjang 2026.
Hal itu disampaikan Ketua Banggar DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, saat memimpin rapat internal Banggar, Senin (13/7/2026). Rapat tersebut membahas arah kebijakan anggaran daerah sekaligus mengevaluasi capaian pendapatan sebagai dasar penyusunan target tahun berikutnya.
Alwi mengatakan, keberhasilan mencapai target PAD tahun ini akan menjadi indikator utama dalam menetapkan target yang lebih tinggi pada 2027.
“Kalau target PAD tahun ini bisa tercapai, tentu akan lebih mudah bagi pemerintah daerah untuk menaikkan target pada tahun 2027,” ujarnya.
Ia menjelaskan, target PAD Kota Balikpapan pada 2026 berada di kisaran Rp1,58 triliun. Apabila realisasinya sesuai harapan, pemerintah daerah berencana menaikkan target menjadi sekitar Rp1,68 triliun pada 2027.
Menurut Alwi, penetapan target pendapatan tidak bisa dilakukan tanpa mempertimbangkan capaian riil di lapangan. Karena itu, evaluasi terhadap seluruh sumber PAD menjadi bagian penting dalam pembahasan Banggar.
“Kita ingin target yang disusun realistis dan sesuai dengan kemampuan daerah, tetapi tetap mendorong peningkatan pendapatan setiap tahunnya,” katanya.
Selain membahas target PAD, Banggar juga mengupayakan percepatan pembahasan agenda anggaran. Meski rapat dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juli 2026, pembahasan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dua hari agar tahapan penyusunan anggaran berikutnya dapat berjalan sesuai jadwal.
Melalui evaluasi dan penyusunan target yang terukur, DPRD berharap kemampuan fiskal Kota Balikpapan terus meningkat sehingga dapat mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)






