Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Margo Mulyo terus memperkuat Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Penanggung Jawab Program KIA, Endang Riwayatiningsih, A.Md.Keb, menjelaskan bahwa pelayanan dilakukan secara menyeluruh mulai dari calon pengantin (catin), ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lansia.
Menurut Endang, konsep pelayanan KIA mengikuti siklus kehidupan, di mulai sejak janin dalam kandungan hingga lanjut usia. “Tujuannya agar ibu dan bayi selalu sehat. Semua terorganisasi dan terprogram, jadi setiap fase kehidupan di perhatikan,” jelasnya, Kamis (27/11/2025).
Program KIA Fokus Edukasi untuk Ibu Hamil
Salah satu layanan penting dalam program ini adalah kelas ibu hamil, yang rutin di laksanakan setiap hari Senin. Dalam kelas ini, ibu hamil di berikan edukasi mengenai kehamilan, tanda bahaya, persalinan, imunisasi, KB, hingga perawatan pascapersalinan.
Selain itu, Puskesmas Margo Mulyo juga menerapkan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Edukasi di berikan jauh sebelum HPL, termasuk penentuan tempat persalinan, kesiapan BPJS, alat transportasi, hingga pendamping yang akan mengantar ibu saat persalinan.
“Semua bidan selalu memantau melalui buku KIA. Ibu hamil harus tahu kapan perkiraan lahir, melahirkan di mana, siapa yang mendampingi. Kader juga ikut membantu pemantauan di rumah,” kata Endang.
Harapan melalui Kolaborasi Bidan dan Kader
Dengan penguatan program KIA dan kolaborasi antara bidan serta kader di lapangan, Puskesmas Margo Mulyo berharap dapat memastikan proses kehamilan dan persalinan berjalan aman bagi ibu maupun bayi. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)






