Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan fasilitas publik yang mendukung gaya hidup sehat masyarakat. Salah satu langkah nyata adalah pembangunan jogging track di kawasan Stadion Batakan, Balikpapan Timur.
Melalui Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR), pembangunan lintasan ini dimulai pada tahun 2025 dan ditargetkan rampung pada akhir tahun yang sama. Proyek ini diharapkan menjadi bagian dari transformasi kawasan Stadion Batakan menjadi pusat aktivitas olahraga yang lebih representatif dan ramah bagi masyarakat.
“Jogging track ini dirancang dengan panjang sekitar satu kilometer, dan akan dibangun di sisi tengah jalan masuk menuju Stadion Batakan,” ungkap Kepala DPPR Kota Balikpapan, Irma Pertiwi Aryana Musa, saat diwawancarai, Kamis (7/8/2025).
Dia menjelaskan bahwa salah satu elemen menarik dari proyek ini adalah rencana pembangunan jembatan penghubung di bagian tengah jogging track. Irma menyebutkan bahwa jembatan ini akan menghubungkan sisi kiri dan kanan jalan masuk stadion Batakan. Kemungkinan besar dengan desain yang menyerupai jembatan penyebrangan di depan kantor-kantor Dinas kawasan Ruhui Rahayu
“Ini untuk memberikan akses yang aman bagi para pengendara dan pejalan kaki atau pelari yang ingin berpindah sisi. Selain aspek fungsional, kami juga mempertimbangkan estetika dan kenyamanan pengguna,” tambah Irma.
Menurutnya, pembangunan jogging track ini akan didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp4,9 miliar. Saat ini, progres perngerjaan fisik telah mencapai sekitar 20 persen.
Selain di kawasan Stadion Batakan, DPPR juga memfokuskan upaya penataan ruang di titik lain, yakni kawasan Kebun Sayur di Balikpapan Barat. Di lokasi tersebut, pemerintah akan melakukan revitalisasi trotoar guna mendukung kenyamanan pedestrian dan estetika kawasan.
“Untuk tahun ini, kami hanya fokus pada dua titik pengerjaan, yaitu pembangunan jogging track di jalan masuk Stadion Batakan dan penataan trotoar di Kebun Sayur,” jelas Irma.
Pemerintah berharap pembangunan ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi infrastruktur, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup warga Balikpapan, khususnya dalam hal kesehatan dan aktivitas fisik.
Kehadiran jogging track juga diyakini dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk mengunjungi kawasan Stadion Batakan dan menjadikannya sebagai pusat rekreasi aktif. Selain itu, pembangunan ini sejalan dengan rencana jangka panjang Kota Balikpapan untuk menata ulang ruang-ruang publik dan mengintegrasikannya dengan kebutuhan warga yang terus berkembang. (yud/ADV/Diskominfo Balikpapan)






