Jelang Persija Vs Persib, 17.800 Personel Gabungan Turun Amankan Laga!

Lintasbalikpapan.com – Pertandingan Persija vs Persib selalu punya tensi berbeda. Bukan cuma karena rivalitas panjang kedua klub, tetapi juga karena atmosfer suporter yang ikut membuat laga ini menjadi salah satu pertandingan paling di nanti.

Mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polda Metro Jaya menyiapkan skema pengamanan besar untuk duel Persija vs Persib 12 September 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Sebanyak 17.800 personel gabungan bakal di terjunkan sejak sebelum pertandingan hingga laga selesai.

Pengamanan Persija vs Persib Tak Hanya di Dalam Stadion

Besarnya jumlah personel menunjukkan bahwa pengamanan laga kali ini tidak hanya berfokus pada area tribun. Polisi juga mengantisipasi pergerakan massa yang berpotensi terjadi di berbagai jalur menuju Jakarta. Dalam operasi tersebut, Polda Metro Jaya menggandeng Kodam Jaya serta unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kolaborasi lintas instansi ini di harapkan membuat pengamanan lebih terkoordinasi, terutama ketika arus suporter mulai meningkat menjelang pertandingan.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono menyebut personel gabungan tersebut di siapkan untuk menjaga situasi tetap aman sebelum, selama, dan setelah pertandingan. Menurut saya, pola seperti ini memang penting untuk pertandingan dengan rivalitas tinggi. Titik rawan justru tidak selalu berada di stadion. Perjalanan menuju lokasi, area berkumpul, hingga jalur pulang suporter juga perlu mendapat perhatian.

Tiga Perbatasan Jakarta Bakal Di Perketat

Upaya pencegahan juga di lakukan sebelum massa memasuki Jakarta. Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Polda Banten untuk melakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan. Ada tiga wilayah yang menjadi perhatian, yakni Tangerang Kota, Karawang, dan Bogor. Ketiga kawasan tersebut di nilai strategis karena menjadi jalur masuk dari wilayah sekitar menuju ibu kota.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif agar potensi gesekan dapat di minimalkan sejak awal. Dengan begitu, aparat tidak hanya bertindak ketika terjadi masalah, tetapi mencoba mencegah situasi berkembang menjadi gangguan keamanan.

Buat penonton, kebijakan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pertandingan besar membutuhkan kedewasaan dari semua pihak. Rivalitas boleh panas selama 90 menit, tetapi jangan sampai berlanjut menjadi persoalan di luar lapangan.

Suporter Persib Dilarang Hadir di SUGBK

Salah satu aturan paling penting dalam laga Persija vs Persib adalah larangan kehadiran suporter Persib di SUGBK. Kepolisian menyatakan kebijakan tersebut mengikuti regulasi pertandingan dan standar yang diterapkan dalam sepak bola.

Artinya, pertandingan di Jakarta hanya akan di hadiri oleh suporter tuan rumah sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan serupa juga bersifat timbal balik. Ketika Persija nantinya bertandang ke markas Persib di Bandung, The Jakmania juga tidak di perkenankan hadir langsung di stadion.

Di sisi lain, kepolisian mengapresiasi ikrar tertib yang disampaikan The Jakmania. Dukungan suporter tentu tetap penting, tetapi menjaga keamanan jauh lebih penting agar rivalitas Persija dan Persib tetap menjadi tontonan menarik tanpa berubah menjadi masalah. Pada akhirnya, laga El Clasico Indonesia bukan cuma soal siapa yang menang. Cara suporter menjaga sikap juga ikut menentukan apakah pertandingan besar seperti ini bisa berlangsung aman dan nyaman bagi semua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *