Kabar Buruk Persija! Pratama Arhan Patah Tulang Jari dan Dioperasi!

Lintasbalikpapan.com – Persija Jakarta mendapat kabar kurang menyenangkan menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Bek anyar mereka, Pratama Arhan, harus menepi setelah mengalami cedera pada bagian jari tangannya.

Cedera tersebut di dapat Arhan ketika Persija menghadapi Brisbane Roar dalam laga uji coba di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu, 29 Agustus 2026. Meski pertandingan berakhir dengan kemenangan telak 4-0 untuk Macan Kemayoran, kondisi Arhan justru menjadi perhatian.

Menariknya, cedera ini tidak serta-merta membuat Arhan harus berhenti total dari aktivitas sepak bola. Persija masih memiliki optimisme bahwa sang pemain dapat tetap menjalani latihan maupun pertandingan tertentu selama proses pemulihan.

Patah Tulang Jari Bikin Pratama Arhan Naik Meja Operasi

Arhan di ketahui merasakan keluhan pada jarinya ketika tampil sebagai pemain pengganti melawan Brisbane Roar. Setelah pertandingan, Persija langsung melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui seberapa serius masalah tersebut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Arhan mengalami fraktur phalanx, atau patah tulang pada bagian jari. Tim medis kemudian mengambil keputusan untuk melakukan tindakan operasi agar proses penanganannya bisa berjalan lebih optimal. Operasi tersebut telah dilakukan pada Selasa, 1 September 2026. Persija memperkirakan pemain berusia 24 tahun itu membutuhkan waktu sekitar empat hingga enam pekan untuk menjalani pemulihan.

Namun, situasinya sedikit berbeda di banding cedera yang membuat pemain harus sepenuhnya absen. Dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, menjelaskan bahwa Arhan masih memungkinkan untuk berlatih dan bahkan bertanding dalam masa pemulihan dengan menyesuaikan kondisinya.

Artinya, cedera ini memang menjadi hambatan, tetapi belum tentu membuat Arhan kehilangan kesempatan tampil dalam seluruh periode tersebut.

Persija Dihantui Banyak Pemain Cedera

Masalah Persija ternyata tidak berhenti pada Arhan. Beberapa pemain lain juga masih berada dalam tahap pemulihan sehingga kondisi skuad belum sepenuhnya ideal menjelang kompetisi baru.

Nama seperti Andritany Ardhiyasa, Eksel Runtukahu, Dony Tri Pamungkas, dan Kwon Chang-hoon masih harus menjalani proses pemulihan. Situasi tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi tim pelatih, apalagi jadwal pertandingan sudah semakin dekat.

Kondisi Arhan juga cukup menarik karena Arhan baru bergabung dengan Persija pada musim ini. Selama pramusim, ia lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Cedera yang datang menjelang kompetisi resmi tentu membuat proses adaptasinya bersama tim sedikit terganggu.

Meski begitu, kemampuan Arhan untuk tetap berlatih memberikan secercah harapan. Persija bisa saja mengatur intensitas aktivitasnya sambil menunggu kondisi jari benar-benar pulih.

Tantangan Persija Dimulai di Markas Borneo FC

Persija tidak punya banyak waktu untuk bersantai. Setelah rangkaian pramusim, Macan Kemayoran akan langsung menghadapi tantangan berat pada pertandingan pembuka BRI Super League 2026/2027. Persija di jadwalkan bertandang menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu, 4 September 2026.

Dengan sejumlah pemain yang belum mencapai kondisi terbaik, kedalaman skuad bakal menjadi faktor penting. Khusus untuk Arhan, tim medis dan pelatih tentu harus berhati-hati agar proses pemulihan tidak terganggu.

Bagi Persija, musim baru bukan cuma soal meraih hasil positif sejak pertandingan pertama. Mereka juga harus memastikan para pemain tetap dalam kondisi prima untuk menghadapi kompetisi panjang. Cedera Arhan menjadi pengingat bahwa kesiapan fisik bisa sama pentingnya dengan strategi di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *