Lintasbalikpapan.com – Dewa United menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menghadapi Bhayangkara FC pada lanjutan Super League 2026. Bermain di Banten International Stadium, Jumat (11/9/2026) malam WIB, Dewa United harus dua kali berada dalam posisi tertinggal sebelum akhirnya mengamankan hasil imbang 2-2.
Pertandingan ini sebenarnya menjadi kesempatan Bhayangkara FC untuk mencuri kemenangan tandang. Mereka mampu mencetak gol lebih dulu dan kembali unggul sebelum jeda. Namun, keunggulan tersebut tidak berhasil dipertahankan hingga peluit panjang.
Bhayangkara FC Lebih Dulu Mengendalikan Pertandingan
Bhayangkara FC tampil cukup efektif pada babak pertama. Mereka tidak harus mendominasi penguasaan bola sepanjang waktu untuk menciptakan ancaman. Salah satu momen terbaik hadir pada menit ke-29 ketika Milan Ristovski memanfaatkan umpan terobosan Mauricio Vera.
Ristovski berhasil menaklukkan Sonny Stevens dan membuat Bhayangkara unggul 1-0. Dewa tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Hanya empat menit berselang, Taisei Marukawa mengirim umpan silang yang kemudian diselesaikan Denilson Junior. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Momentum sempat hampir sepenuhnya beralih ke tuan rumah. Pada menit ke-43, Marukawa bahkan nyaris membawa Dewa berbalik unggul. Sayangnya, sepakannya hanya membentur tiang. Alih-alih unggul, Dewa justru kembali tertinggal. Menjelang turun minum, Jefferson Rojas mencetak gol melalui tendangan bebas yang mengarah ke sudut kiri atas gawang. Bhayangkara menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Penalti Jadi Jalan Dewa United Menyelamatkan Poin
Memasuki babak kedua, Dewa mencoba menaikkan intensitas permainan. Tekanan lebih sering diarahkan ke pertahanan Bhayangkara FC, tetapi peluang yang datang belum mampu dikonversi menjadi gol. Situasi baru berubah pada menit ke-82.
Rafael Struick menjadi pusat perhatian setelah dijatuhkan di dalam kotak penalti. Wasit kemudian menunjuk titik putih dan memberikan kesempatan besar bagi Dewa United untuk menyamakan kedudukan. Denilson Junior kembali mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Tendangannya diarahkan ke sudut kiri bawah dan tidak mampu dihentikan kiper Bhayangkara. Gol tersebut membuat kedudukan kembali 2-2. Menariknya, setelah skor kembali seimbang, kedua tim tidak mampu menciptakan gol tambahan. Dewa United pun terhindar dari kekalahan di kandang sendiri.
Dewa United Masih di Papan Atas
Hasil Dewa United vs Bhayangkara FC ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin. Bagi Dewa, hasil imbang terasa cukup penting karena mereka sempat dua kali tertinggal sepanjang pertandingan. Tambahan satu poin juga membuat Dewa United sementara berada di puncak klasemen Super League dengan koleksi empat poin. Sementara itu, Bhayangkara FC menempati posisi kedelapan dengan dua poin.
Dari sisi permainan, Dewa masih punya pekerjaan rumah, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati dan menjaga konsentrasi ketika lawan mendapatkan momentum.
Namun, kemampuan bangkit dua kali menunjukkan satu hal: Dewa United belum mudah menyerah. Di kompetisi panjang seperti Super League, mental untuk mengejar ketertinggalan bisa menjadi modal yang tidak kalah penting dari sekadar tampil dominan sejak awal pertandingan.






