Lintasbalikpapan.com – Persija Jakarta akhirnya mengambil keputusan terkait masa depan Van Basty Sousa. Setelah sempat memperpanjang kontraknya, gelandang asal Brasil tersebut justru harus meninggalkan skuad Macan Kemayoran untuk sementara. Van Basty resmi dipinjamkan ke Borneo FC Samarinda.
Keputusan ini cukup menarik karena Van Basty sebenarnya masih memiliki tempat dalam rencana besar Persija setelah kontraknya di perpanjang pada akhir musim lalu. Namun, kedatangan pelatih anyar Shin Tae-yong membuat persaingan di lini tengah menjadi semakin ketat.
Bagi pemain berusia 31 tahun tersebut, peminjaman ke Borneo FC bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan menit bermain lebih konsisten. Sementara bagi Persija, langkah ini menjadi solusi agar sang pemain tetap memiliki ruang untuk berkembang tanpa harus menumpuk pemain di posisi yang sama.
Persaingan Lini Tengah Persija Makin Ketat
Van Basty menghadapi situasi yang tidak mudah di Persija. Kehadiran tiga gelandang asing, Fabio Calonego, Stjepan Loncar, dan Kyohei Yoshino, membuat perebutan tempat utama menjadi semakin sengit.
Dengan kondisi tersebut, keputusan meminjamkan Van Basty sebenarnya cukup masuk akal. Daripada hanya menjadi pelapis dan lebih sering menghabiskan pertandingan di bangku cadangan, sang gelandang kini memiliki peluang untuk memperoleh peran lebih besar bersama Borneo FC.
Padahal, musim lalu Van Basty bukan sekadar pemain pelengkap. Ia tampil dalam 29 pertandingan dengan kontribusi satu gol dan tiga assist. Ia juga mengoleksi lima kartu kuning sepanjang musim.
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, menilai Van Basty merupakan pemain tangguh sekaligus sosok yang memiliki kepribadian positif di luar lapangan. Persija pun berharap masa peminjaman tersebut bisa membantu sang pemain berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Van Basty Sousa Bisa Langsung Menghadapi Persija
Hal paling menarik dari peminjaman ini adalah kemungkinan Van Basty langsung berhadapan dengan klub yang masih memiliki kontraknya. Borneo FC di jadwalkan menghadapi Persija pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu, 4 September 2026.
Jika di mainkan, Van Basty tentu punya motivasi ekstra. Ia bukan hanya menghadapi lawan pertama musim baru, tetapi juga mantan klub yang baru saja melepasnya dengan status pinjaman.
Situasi seperti ini bisa menjadi panggung pembuktian bagi Van Basty. Setelah gagal masuk persaingan utama di Persija, kesempatan tampil melawan mantan tim justru dapat menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan.
Menariknya lagi, sebelum keputusan peminjaman di buat, Van Basty masih sempat mengikuti latihan bersama Persija. Shin Tae-yong pun sebelumnya di kabarkan masih mempertimbangkan keberadaannya. Kini, cerita Van Basty memasuki babak baru. Borneo FC menjadi tempatnya mencari kesempatan, sedangkan Persija akan menjadi klub yang ingin ia buktikan pernah diperkuatnya dengan baik.
Jika benar turun di laga perdana, pertemuan tersebut berpotensi menjadi salah satu cerita menarik pembuka musim baru: pemain pinjaman menghadapi klub asalnya hanya beberapa hari setelah berganti seragam.






