Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Dugaan rem blong kembali menjadi perhatian setelah kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di dekat pintu masuk Pelabuhan Semayang, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Rabu (22/7/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita itu diduga dipicu gangguan pada sistem pengereman sebuah truk Hino bernomor polisi B-9417-UU yang melaju dari arah Jalan Baru menuju Lapangan Merdeka. Saat melintasi jalan menurun menuju Pelabuhan Semayang, pengemudi kehilangan kendali hingga truk masuk ke jalur kanan dan menghantam sejumlah kendaraan di depannya.
Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Djauhari Hijrah, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara mengarah pada dugaan gangguan sistem pengereman sebagai penyebab awal kecelakaan. Namun, penyebab pasti masih didalami melalui pemeriksaan teknis kendaraan dan proses penyidikan.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintasi jalan menurun. Kendaraan kemudian masuk ke jalur kanan dan menabrak kendaraan lain yang berada di lokasi,” ujar Djauhari, Kamis (23/7/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, enam kendaraan lain ikut terdampak, terdiri dari tiga truk, satu mobil Honda Brio, satu Daihatsu Xenia, satu angkutan kota (angkot), serta satu sepeda motor yang sedang terparkir di sekitar lokasi. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Selain kerusakan kendaraan, pengemudi truk Hino bernomor polisi L-8011-AAA, Sugeng Sukarno, mengalami luka berat pada bagian kaki setelah kendaraannya tertabrak dan bergeser. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Djauhari menegaskan, kasus ini menjadi pengingat penting bagi para pemilik maupun pengemudi kendaraan angkutan barang agar tidak mengabaikan pemeriksaan kondisi armada sebelum beroperasi.
Menurutnya, sistem pengereman merupakan komponen vital yang harus dipastikan berfungsi optimal, terutama ketika melintasi jalur menurun seperti kawasan menuju Pelabuhan Semayang.
Ia menambahkan, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga telah melakukan olah TKP, memintai keterangan saksi, serta mendata seluruh pengemudi yang terlibat guna melengkapi proses penyelidikan.
Satlantas Polresta Balikpapan mengimbau seluruh pengusaha angkutan dan pengemudi untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan, termasuk sistem pengereman, ban, dan komponen keselamatan lainnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain. (yud)












