Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Maraknya dugaan aksi percobaan pembegalan di sejumlah kawasan Kota Balikpapan mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Sejumlah peristiwa yang viral di media sosial membuat warga khawatir, terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, mengaku prihatin dengan meningkatnya laporan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban dalam beberapa waktu terakhir.
“Beberapa hari terakhir memang ada laporan dari masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban. Tentunya kita juga prihatin dengan adanya dugaan begal yang akhir-akhir ini marak,” kata Budiono kepada wartawan, Rabu (20/5/2026)
Menurutnya, penanganan persoalan keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia mendorong agar pos keamanan lingkungan (poskamling) kembali diaktifkan di wilayah permukiman.
“Sebagai warga kita harus bekerja sama, mengaktifkan lagi poskamling. Kemudian daerah-daerah rawan juga harus dilengkapi penerangan jalan umum,” ujarnya.
Budiono menilai masih banyak ruas jalan di Balikpapan yang minim pencahayaan sehingga rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan. Karena itu, ia meminta pemerintah kota mempercepat realisasi program “Balikpapan Terang” melalui penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU).
“Masih banyak jalan yang belum terakomodasi pencahayaan. Daerah yang memang kondisinya sepi dan belum ada PJU harus menjadi perhatian,” katanya.
Selain itu, DPRD juga membuka kemungkinan penerapan jam malam di titik-titik tertentu apabila kondisi keamanan dianggap mendesak. Namun demikian, kebijakan tersebut masih akan melihat perkembangan situasi di lapangan.
“Kita nanti akan melihat situasi lagi. Kalau memang diperlukan langkah-langkah tambahan untuk keamanan masyarakat, tentu akan dipertimbangkan,” tambahnya.
Budiono berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat menekan angka kriminalitas serta menciptakan rasa aman di lingkungan warga. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)












