Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Tren kenaikan harga beras yang terjadi secara nasional mulai menjadi perhatian DPRD Kota Balikpapan. Komisi II DPRD meminta Pemerintah Kota melalui Dinas Perdagangan (Disdag) memperketat pengawasan terhadap ketersediaan stok beras dan bahan pokok lainnya agar lonjakan harga tidak semakin membebani masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik, mengatakan ketersediaan stok menjadi faktor utama yang menentukan stabilitas harga di pasaran. Menurutnya, beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipastikan selalu tersedia dalam jumlah yang cukup.
“Beras adalah kebutuhan dasar masyarakat. Jangan sampai terjadi kelangkaan atau kekosongan stok karena kondisi itu akan berdampak langsung pada kenaikan harga,” ujar Japar kepada wartawan, Senin (29/6/2026)
Ia menilai, kenaikan harga yang terjadi di sejumlah daerah merupakan konsekuensi dari hukum ekonomi, yakni ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memastikan distribusi dan ketersediaan stok tetap terjaga.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata harga beras medium secara nasional pada pekan ketiga Juni 2026 mencapai Rp14.402 per kilogram. Bahkan di sejumlah daerah, harga beras eceran telah menembus kisaran Rp16.000 per kilogram.
Menyikapi kondisi tersebut, Japar meminta Dinas Perdagangan meningkatkan fungsi pengawasan dan monitoring terhadap kebutuhan bahan pokok masyarakat, khususnya beras. Langkah itu dinilai penting untuk mendeteksi lebih dini potensi kelangkaan maupun gejolak harga di pasar.
“Disdag harus rutin memantau kondisi pasar, baik dari sisi stok maupun pergerakan harga. Jika pengawasan dilakukan secara optimal, pemerintah bisa segera mengambil langkah antisipasi sebelum terjadi lonjakan harga yang lebih tinggi,” katanya.
Komisi II DPRD berharap koordinasi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha dapat terus diperkuat sehingga pasokan beras tetap aman dan harga kebutuhan pokok di Kota Balikpapan tetap terkendali. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)






