Miliaran Anggaran Digelontorkan, Kawasan Olahraga Terpadu Belum Bisa Dimanfaatkan

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Taman Kawasan Olahraga Terpadu (KOT) di sekitar Gedung Kesenian, Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan, menjadi sorotan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Balikpapan. Pasalnya, proyek yang telah menelan anggaran miliaran rupiah itu hingga kini belum dapat dimanfaatkan masyarakat.

Anggota Pansus LKPJ DPRD Balikpapan, Budiono, mengatakan pihaknya menemukan progres pembangunan kawasan tersebut belum maksimal saat melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah proyek pemerintah daerah.

Menurut Budiono, proyek kawasan olahraga terpadu telah mendapat alokasi anggaran sekitar Rp8,5 miliar pada 2024 dan kembali memperoleh tambahan lebih dari Rp10 miliar pada 2025. Bahkan, pada tahun depan proyek tersebut kembali diusulkan mendapat tambahan anggaran lebih dari Rp20 miliar.

Namun demikian, hingga saat ini fasilitas tersebut belum bisa digunakan sebagaimana mestinya.

“Faktanya sampai hari ini kawasan olahraga terpadu itu belum bisa dipergunakan. Ini tentu akan menjadi bahan evaluasi kami di DPRD,” ujar Budiono saat ditemui usai kunjungan lapangan, Senin (11/5/2026).

Dia menegaskan DPRD akan mencermati kembali efektivitas penggunaan anggaran dalam proyek tersebut sebelum menyetujui tambahan anggaran baru.

“Kami ingin memastikan anggaran yang sudah dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan sampai setiap tahun dianggarkan besar, tetapi pemanfaatannya belum jelas,” katanya.

Budiono menjelaskan, kawasan olahraga terpadu itu awalnya dirancang sebagai lokasi alternatif pelaksanaan upacara maupun kegiatan besar Pemerintah Kota Balikpapan agar tidak lagi bergantung pada fasilitas milik Pertamina.

Meski tujuan pembangunan dinilai baik, DPRD menilai penyelesaian proyek harus menjadi prioritas agar fasilitas yang telah dibangun tidak terbengkalai dan segera bisa dimanfaatkan masyarakat.

Selain kawasan olahraga terpadu, Pansus LKPJ juga melakukan peninjauan terhadap sejumlah proyek lain, seperti pembangunan SD Negeri 022 Balikpapan Timur, Puskesmas Sepinggan Baru, serta proyek drainase di kawasan MT Haryono dan Gunung Samarinda.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi DPRD terhadap pelaksanaan program pembangunan pemerintah kota yang menggunakan anggaran APBD. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *