Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Diam-Diam Dipantau AC Milan, Negosiasi Sudah Dimulai?

Lintasbalikpapan.com – Nama Jay Idzes kembali menggema di Eropa. Setelah tampil stabil sejak bergabung dengan Sassuolo, bek berusia 25 tahun itu kini masuk dalam radar klub besar Italia, AC Milan. Ketertarikan ini bukan sekadar rumor biasa, sebab laporan dari jurnalis Sky Sport Italia, Luca Cilli, menyebutkan bahwa Rossoneri sedang mengikuti perkembangan Idzes dengan perhatian khusus.

Meski baru setengah musim berseragam Sassuolo, performanya di Serie A membuat banyak pihak melihat bahwa Idzes punya paket lengkap sebagai bek modern tenang, fleksibel, dan punya kemampuan membaca permainan yang matang.

Alasan AC Milan Mulai Jatuh Hati pada Sosok Jay Idzes

Di bawah arahan Massimiliano Allegri, AC Milan beberapa kali mencoba kembali memakai pola tiga bek. Dalam skema tersebut, fleksibilitas menjadi hal yang sangat penting. Di sinilah nilai Jay Idzes benar-benar terlihat. Idzes di sebut dapat mengisi semua posisi dalam formasi tiga bek, membuatnya cocok dengan kebutuhan taktik Milan musim depan.

Selain itu, usianya yang masih 25 tahun memberi Milan peluang untuk mengembangkan bakatnya lebih jauh. SassuoloNews bahkan melaporkan bahwa peluang transfer ke San Siro bisa terbuka lebih cepat dari dugaan, yakni pada Januari 2026. Dengan kontraknya yang baru berjalan hingga 2029, Idzes dianggap sebagai investasi jangka panjang yang menarik bagi Milan.

Namun, Milan bukan hanya memantau Idzes seorang. Ada beberapa nama lain dalam daftar belanja, mulai dari Mario Gila hingga Joe Gomez. Meski begitu, keunikan gaya bermain Idzes membuatnya tetap menjadi opsi yang sangat di pertimbangkan, terutama untuk memperkuat kedalaman lini belakang.

Performa Konsisten di Serie A Bikin Bang Jay Kian Dilirik

Performa Idzes musim ini memang sulit diabaikan. Ia telah tampil dalam 12 pertandingan Serie A bersama Sassuolo, semuanya sebagai starter, dan belum pernah di gantikan total 1.080 menit bermain menunjukkan betapa pentingnya ia dalam struktur pertahanan tim.

Selain di klub, Idzes juga memperlihatkan kepemimpinan matang bersama Timnas Indonesia. Momen saat ia mengenakan ban kapten melawan Australia menjadi bukti betapa besar rasa percaya yang ia dapatkan di level internasional.

Dengan kombinasi pengalaman klub yang meningkat dan performa solid di tim nasional, kepindahan ke klub besar seperti AC Milan bukan lagi sekadar mimpi. Jika proses berjalan mulus, Januari 2026 bisa menjadi titik awal petualangan baru dalam kariernya. Dan bagi pecinta sepak bola Indonesia, langkah ini pasti akan menjadi salah satu sorotan terbesar di dunia olahraga tahun depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *