Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Pemerataan pembangunan di kawasan Balikpapan Barat kembali menjadi sorotan DPRD Kota Balikpapan. Anggota Komisi III, Baharuddin Daeng Lalla, meminta Pemerintah Kota Balikpapan mempercepat dan memperluas pekerjaan pelebaran Jalan Letjen Soeprapto agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat di wilayah kota tua tersebut.
Daeng Lalla menilai Balikpapan Barat, dengan potensi besar yang dimilikinya, belum tersentuh pembangunan secara optimal seperti kawasan lain di kota ini. Padahal, wilayah tersebut merupakan pintu aktivitas ekonomi yang cukup vital, karena terdapat pelabuhan rakyat, area Pelindo, hingga berbagai usaha mikro dan industri kecil.
“Balikpapan Barat punya potensi besar. Kalau aksesnya dibenahi, konektivitas meningkat, roda ekonomi masyarakat akan bergerak lebih cepat,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Saat ini, proyek pelebaran Jalan Letjen Soeprapto baru mencapai kawasan Kelurahan Baru Tengah. Daeng Lala mendesak agar langkah tersebut tidak berhenti di tengah jalan.
Dia berharap pembangunan berlanjut hingga Kampung Baru Ujung sebagai bentuk pemerataan pembangunan di kawasan barat kota.
“Pelebaran baru sampai Baru Tengah. Kita berharap tahun depan dilanjutkan sampai Kampung Baru Ujung. Masyarakat Balikpapan Barat juga berhak merasakan pemerataan pembangunan,” ujarnya.
Politisi Partai NasDem dari daerah pemilihan Balikpapan Barat itu menyebut dirinya telah berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk memastikan rencana lanjutan proyek masuk dalam prioritas anggaran.
“Sudah ada perencanaan peningkatan jalan dari Kampung Baru Tengah ke Kampung Baru Ujung. Harapan kami, pada anggaran 2027 semua bisa terealisasi,” tambah Daeng Lalla.
Ia juga optimistis masyarakat akan mendukung, meski pelebaran jalan berpotensi menyentuh permukiman. Mekanisme ganti rugi, menurutnya, sudah dipahami warga dan akan mengikuti aturan yang berlaku.
Lebih jauh, Daeng Lalla menekankan bahwa pemerataan pembangunan bukan hanya soal memperindah kota, tetapi juga memastikan seluruh warga Balikpapan mendapatkan akses yang sama terhadap infrastruktur strategis.
“Kalau aksesnya merata dan mobilitas lancar, pertumbuhan ekonomi pun ikut merata. Itu tujuan utama pembangunan,” pungkasnya. (ADV/DPRD Balikpapan)






